Trik Emosi Jangkar untuk Perkuat Daya Ingat Lansia, Seperti Apa?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi lansia (pixabay.com)

    ilustrasi lansia (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Semakin tua seseorang, semakin menurun pula daya ingatnya. Hal itu disebabkan oleh sel saraf pada otak yang tidak lagi bertumbuh saat seseorang beranjak dewasa, apalagi ketika lansia.

    BacaTakut Pikun saat Lansia? Jaga Daya Ingat dengan Hal Ini

    Meski demikian, tak menutup kemungkinan bagi para lansia untuk tetap memiliki daya ingat yang baik. Menurut dokter spesialis saraf, Yuda Turana, mengatakan para lansia bisa menggunakan trik emosi jangkar. Bagaimana cara kerja trik emosi jangkar itu?

    Yuda mengatakan bahwa trik ini dilakukan dengan selalu mengingat hal yang emosional. “Secara teori, hal yang emosional memang akan selalu menjadi trigger untuk mereka mengingat sesuatu,” katanya dalam acara How to Increase Memory Capacity: Brain Concept of Learning di Jakarta, Jumat, 15 Maret 2019.

    Ia memberi contoh mengenai cara lansia berkenalan dengan seseorang melalui trik emosi jangkar. Umumnya, jika hanya sekali bertemu, para lansia akan begitu mudah melupakan orang yang baru dilihat. Tapi lansia bisa mengingat orang yang baru dikenal dengan aktivitas yang mengena di pikiran.

    “Kalau kenalan dengan orang baru, jangan ingat kalau dia tinggi atau rambutnya keriting. Tapi hal emosional misalnya dia memanjat di pohon dan jatuh,” katanya.

    Tentu, hal ini bukan merupakan hal yang mudah untuk dilakukan karena perlu latihan. “Mengubah kebiasaan yang awalnya gampang melupakan pasti tidak mudah. Tapi jika secara perlahan dan terus menerus dilakukan, dampaknya akan sangat positif baru mereka di usia lanjut,” katanya.

    Baca5 Asupan Nutrisi Wajib buat Para Lansia

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekam Jejak Sembilan Anggota Pansel KPK

    Presiden Joko Widodo memilih sembilan nama anggota Panitia Seleksi Calon Pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi atau Pansel KPK, Jumat, 17 Mei 2019.