Penderita Maag Minum Yoghurt dan Makan Pedas, Boleh atau Tidak?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sakit perut (pixabay.com)

    Ilustrasi sakit perut (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Para penderita penyakit maag sering menolak minum yoghurt. Alasannya, rasa yoghurt yang asam bisa membuat sakit maag kambuh. Benarkah? 

    BacaPlus Minus Puasa Bagi Penderita Maag, Cek Penjelasan Dokter Ini

    Ilmuwan nutrisi Dr Matthew Blaylock, PhD, mengatakan maag, salah satunya, disebabkan makanan tercemar oleh bakteri ganas bernama Helicobacter pylori. Jika bakteri itu masuk ke dalam lambung, bisa menghilangkan lapisan mukosa dalam lambung. Akibatnya lambung menjadi radang atau bisa lebih parah menjadi tukak lambung.

    Di dalam presentasinya seputar manfaat dan kebaikan yoghurt di Artotel Jakarta, Selasa, 19 Maret 2019, dosen pascasarjana Universitas Ciputra Surabaya, itu justru menyarankan pentingnya mereka yang mengalami sakit maag agar mengonsumsi yoghurt.

    "Konsumsi yogurt bisa menghilangkan sakit maag karena kandungan bakteri baik dalam yogurt bisa melawan bakteri yang ganas (h. pylori) sehingga bisa mengembalikan keseimbangan yang dibutuhkan tubuh," ujar Matt.

    Matt juga menampik adanya pendapat bahwa kandungan asam pada yogurt memperburuk penyakit maag.

    "Justru bagi penderita maag ringan, konsumsi yogurt 500 mililiter per hari sudah cukup mengatasi masalah penyakit maag ringan," ujarnya.

    Sebab, menurut berbagai penelitian, bakteri Bifidobacterium, Lactobacillus acidophilus dan Lactobacillus casei dalam yogurt dapat lolos dari asam lambung dan mencapai usus besar serta berkembang biak menekan pertumbuhan bakteri jahat, sehingga pencernaan menjadi lebih sehat.

    Namun jika sakit maag tergolong parah, Matt mengatakan, dokter akan menyarankan penderita untuk mengonsumsi obat jenis antibiotik.

    Bagaimana dengan makanan pedas? Mitos yang beredar, rasa pedas pada makanan dapat membuat sakit maag kambuh. "Makanan pedas sebabkan maag itu cuma mitos," kata dia. 

    BacaBukan Maag, Ini Masalah Kesehatan yang Sering Dianggap Keliru

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.