Hari Film Nasional, Perhatikan Etika Menonton di Bioskop

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bioskop. Shutterstock.

    Ilustrasi bioskop. Shutterstock.

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari Film Nasional diperingati oleh insan perfilman Indonesia setiap tanggal 30 Maret. Tanggal tersebut diputuskan pada masa pemerintahan BJ Habibie karena tercetusnya film pertama yang diproduksi oleh perusahaan film Indonesia. Tagar Hari Film Nasional pun menjadi trending di platform sosial media Twitter.

    BacaHari Film Nasional, 5 Film Indonesia yang Ada di Netflix

    Film tak bisa dilepaskan dari bioskop. Itu sebabnya, penting untuk memperhatikan etika menonton film di tempat itu. Melansir dari situs Huffington post dan Thrillist berikut ada 4 hal yang harus selalu diperhatikan.

    1. Usahakan jangan datang terlambat

    Selain Anda yang dirugikan karena tidak dapat menonton film secara keseluruhan, penonton lainnya pun juga ikut dirugikan karena aktivitas Anda yang mengganggu.

    Saat film dimulai, umumnya Anda akan berusaha duduk dan masuk diantara barisan. Ini sangat mengganggu dan mengalihkan fokus penonton lain kepada Anda. Terlebih lagi jika Anda masih kesulitan untuk menemukan kursi alias naik dan turun tangga. Jadi, lebih baik datang lebih awal dibandingkan dengan datang terlambat.

    2. Jangan mengangkat kaki

    Mengangkat kaki merupakan hal yang tidak baik untuk dilakukan. Ini dapat menunjukkan sikap dan watak Anda yang tidak sopan. Sebab, ada orang lain yang juga duduk di depan dan samping Anda.

    Selain itu, ini juga menandakan bahwa Anda adalah orang yang tidak higienis. Kuman yang ada pada kaki Anda dapat menempel atau bahkan mengenai orang disekitar . Duduklah dengan baik dengan kedua kaki yang berada di lantai.

    4. Tidak merekam bagian film

    Di zaman serba modern ini, tak sedikit masyarakat yang ingin menunjukkan aktivitas mereka di sosial media. Salah satunya adalah saat sedang menonton di bioskop. Namun hal ini bukanlah sesuatu yang benar. Pasalnya, merekam dan menyebarluaskan potongan film dapat membawa Anda kepada pihak berwajib. Mengapa demikian? Karena setiap film memiliki hak cipta. Oleh karena itu, hargailah selalu karya dari penggarap film tersebut dengan menontonnya.

    5. Kurangi kebisingan dan bermain gawai

    Salah satu aktivitas yang mengganggu selama pemutaran film di bioskop adalah berbicara terlalu keras dan cahaya dari gawai. Usahakan untuk tidak berbicara entah dengan sesama teman, ataupun lewat telepon. Apabila perlu, segera keluar agar tidak memecahkan konsentrasi penonton lainnya. Serta, jangan terlalu sering bermain gawai karena cahaya di ruang gelap akan mengganggu mereka juga.

    BacaHari Film Nasional, Torehan Prestasi Sutradara Muda Indonesia

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | HUFFINGTON POST | THRILLIST


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.