Orang Tua Suka Pilih Kasih, Ini Dampaknya pada Anak

Reporter

Editor

Mitra Tarigan

TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak kakak beradik ketika mereka tumbuh besar bersama, bercanda mengenai siapa yang paling dicintai orang tua. Namun pernahkah Anda berpikir, apakah benar hal itu hanya sebatas candaan atau perasaan yang selama ini tersimpan?

Baca: 5 Tips Jitu untuk Orang Tua Hindari Pilih Kasih pada Anak

Dalam sebuah studi yang dilansir laman Medical Express, peneliti menanyakan beberapa orang dewasa apakah ibu mereka pernah mempunyai kecenderungan untuk lebih menyukai satu anak ketika mereka masih kecil? Jawabannya, hampir 83 persen responden menjawab pernah.

“Menjadi anak yang merasa tidak difavoritkan pasti membuat seseorang sedih, kecewa, bahkan menjadi tidak percaya diri. Faktanya, rasa kesal atau amarah karena merasa kurang difavoritkan oleh orang tua bisa terpendam lama dalam hati anak, bahkan setelah mereka beranjak dewasa,” kata Sheri Madigan, asisten profesor sekaligus ketua penelitian di Determinants of Child Developments, Institut Penelitian Rumah Sakit Anak Alberta, Universitas Calgary, Kanada.

Meski mungkin tidak disadari, orang tua memang seringkali berperilaku berbeda kepada setiap anak-anak mereka. Dan tentu saja anak-anak memiliki ambang batas sensitivitas yang berbeda untuk memperhatikan adanya perbedaan perlakuan orang tuanya.

Para peneliti telah mempelajari favoritisme orang tua terhadap anak dengan mengamati anak-anak ketika mereka berinteraksi dengan orang tua dan meminta mereka melaporkan interaksinya. Seberapa sering orangtua dan anak tertawa atau bermain bersama? Seberapa sering mereka berkelahi atau berdebat? Nilai ini kemudian dibandingkan di antara saudara kandung yang berbeda untuk menentukan apakah satu anak menerima lebih banyak perhatian positif atau negatif daripada yang lain.

“Studi ini menyimpulkan bahwa ketika perbedaan dalam cara saudara kandung diperlakukan oleh orang tua kecil, maka hanya sedikit atau bahkan tidak ada konsekuensi yang dialami anak yang merasa didiskriminasi. Namun jika perbedaan perlakuannya signifikan, maka hal ini bisa berkaitan dengan kondisi kesehatan dan hubungan anak dengan saudara kandungnya,” kata Sheri Madigan.

Baca: 4 dari 10 Orangtua Kewalahan Jawab Pertanyaan Kritis Anak

Saudara kandung yang merasa mendapatkan perlakuan berbeda cenderung mempunyai hubungan yang tidak dekat baik semasa kecil maupun setelah mereka beranjak dewasa. Perasaan dibedakan dan didiskriminasikan oleh orang tua juga bisa menyebabkan kecemburuan dan berkembang menjadi kebencian baik yang diekspresikan secara jelas maupun terpendam di dalam hati hingga dewasa.

TABLOID BINTANG






Family Canter di Snapchat: Orang Tua Bisa Cek Anak DItelepon atau Menelepon Siapa

4 jam lalu

Family Canter di Snapchat: Orang Tua Bisa Cek Anak DItelepon atau Menelepon Siapa

Fitur anyar Snapchat ini memungkinkan orang tua mengetahui dengan siapa anaknya berkomunikasi dalam seminggu terakhir.


London Waspada Virus Polio

17 jam lalu

London Waspada Virus Polio

Inggris menyerukan vaksin booster polio bagi anak-anak di London yang berusia di bawah 10 tahun, di tengah temuan penyebaran virus tersebut.


Cara Menyiapkan Anak Hadapi Tantangan di Masa Datang

1 hari lalu

Cara Menyiapkan Anak Hadapi Tantangan di Masa Datang

Perkembangan dunia sudah sangat pesat dan persaingan pun semakin ketat sehingga anak pun perlu dipersiapkan sejak sekarang untuk menghadapinya.


Cerita Chrissie Rahmeinsa Mendidik Jerome Polin yang Gaya Belajarnya Unik

2 hari lalu

Cerita Chrissie Rahmeinsa Mendidik Jerome Polin yang Gaya Belajarnya Unik

Ibunda mengatakan bahwa Jerome Polin lincah sejak kecil, belajar pun selalu bergerak.


Saran Psikolog agar Dapat Restu Orang Tua dan Calon Mertua sebelum Menikah

2 hari lalu

Saran Psikolog agar Dapat Restu Orang Tua dan Calon Mertua sebelum Menikah

Simak tips dari psikolog untuk meyakinkan orang tua dan calon mertua agar merestui hubungan hingga ke jenjang pernikahan.


Keluarga di Pulogadung yang Rumahnya Tertutup Tembok Tetangga Putuskan Pindah

2 hari lalu

Keluarga di Pulogadung yang Rumahnya Tertutup Tembok Tetangga Putuskan Pindah

Mediasi antara dua keluarga yang difaslitasi kecamatan dan polisi buntu. Keluarga di Pulogadung itu putuskan pindah rumah.


Perlunya Memasak Bareng Keluarga untuk Bangun Waktu Berkualitas

3 hari lalu

Perlunya Memasak Bareng Keluarga untuk Bangun Waktu Berkualitas

Psikolog mengatakan keluarga dapat memanfaatkan memasak sebagai aktivitas seru untuk membangun waktu berkualitas untuk merekatkan hubungan.


5 Gejala Kecemasan pada Anak yang Sering Diabaikan

3 hari lalu

5 Gejala Kecemasan pada Anak yang Sering Diabaikan

Kecemasan pada anak-anak dapat terjadi karena berbagai alasan


Ini Ciri Fisik yang Diwariskan Ayah pada Anak

3 hari lalu

Ini Ciri Fisik yang Diwariskan Ayah pada Anak

Ada beberapa warisan fisik ayah kepada anak yang mungkin tak diuturnkan ibu. Berikut di antaranya.


Santri Tewas di Tangerang, Orang Tua Kecewa Pondok Pesantren Lalai

3 hari lalu

Santri Tewas di Tangerang, Orang Tua Kecewa Pondok Pesantren Lalai

Wahyudi, ayah dari BD, 15 tahun santri Pondok Pesantren di Tangerang yang tewas setelah berkelahi dengan temannya menyatakan kecewa.