Perankan Shazam!, Ini Hal Paling Merepotkan Zachary Levi

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zachary Levi (Instagram @zacharylevi)

    Zachary Levi (Instagram @zacharylevi)

    TEMPO.CO, Jakarta - DC Comics telah kembali hadir dengan film bertajuk pahlawan super terbarunya, Shazam! Nah, bagi Anda pecinta DC Comics, tepat pada hari ini, 5 April 2019, Shazam telah resmi dirilis dan dapat ditonton di seluruh bioskop di Indonesia.

    Baca: 5 Fakta Unik Film Shazam! Film Superhero Baru DC

    Berbicara tentang film terbarunya ini, DC Comics rupanya mempercayakan aktor Zachary Levi untuk memegang peran utama. Dan layaknya pahlawan super film lainnya, ia diberikan kostum khusus untuk menunjang penampilannya.

    Penonton mungkin senang melihat kostum superhero itu. Tapi Zachary Levi mengaku bahwa ia tidak merasa nyaman dengan kostum tersebut. Bukan karena warnanya yang memadukan warna-warna terang seperti merah, kuning dan putih, tapi karena kostum tersebut tidak dilengkapi dengan ritsleting sehingga menyulitkan ia saat hendak buang air. 

    Salah satu adegan di film Shazam!. YouTube

    “Seperti yang dikatakan semua orang, ketidaknyamanan terjadi ketika Anda harus pergi ke kamar mandi. Ya, karena agar terlihat bagus, tim harus membuatnya agak mulus. Jadi Anda tidak dapat memiliki ritsleting dan aksesori,” kata dia saat melakukan wawancara dengan Cinemablend pada 22 Maret 2019. 

    Selain itu, bahan pakaian yang tergolong ketat juga membuatnya lebih rentan terhadap udara dan cuaca. Ia mengatakan bahwa saat udara dingin, ia bisa merasa amat kedinginan. Begitu pula sebaliknya saat terik matahari yang menyengat, ia dapat merasa kepanasan.

    “Bahan spandex ini sangat ketat. Sehingga seperti kulit kedua saya. Kalau panas ya akan kepanasan dan kalau dingin saya akan membeku di dalamnya,” katanya.

    BacaKatakan... Shazam!

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | CINEMABLEND


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.