Alasan Mengapa Pasangan Berwajah Mirip, Meski Tidak Sedarah

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan. Shutterstock

    Ilustrasi pasangan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernah melihat pasangan suami istri yang berwajah mirip? Mungkin Anda sering bertanya-tanya, bagaimana hal itu bisa terjadi padahal mereka tidak memiliki hubungan darah atau genetika?

    Baca: Si Dia Jodoh Anda? Cek Saja dari Tanda Berikut

    Pertanyaan Anda dijawab oleh sejumlah penelitian ilmiah. Awalnya, pada 1987, para ilmuwan di Universitas Michigan meneliti fenomena kemiripan dari pasangan yang menikah. Mereka melahirkan teori pasangan yang berbagi emosi selama puluhan tahun jadi lebih mirip karena kesamaan kerutan wajah dan ekspresi.

    Lalu, psikolog sosial yang berkantor di Indianapolis Justin Lehmiller, sekaligus seorang peneliti di Kinsey Institute dan penulis Tell Me What You Want, mengatakan orang secara alami cenderung menyerupai orang yang dekat dengan mereka meskipun seluruh tindakan mereka berlangsung di bawah sadar.

    Ada beberapa sifat yang bisa menonjol dalam suatu hubungan ketika seseorang hidup bersama pasangannya seperti dominasi dan kepatuhan. Tapi Lehmiller mengatakan, apa yang akrab bagi kita cenderung menjadi sesuatu yang kita sukai, meskipun kadang-kadang tidak kita sadari. 

    Fenomena itu meluas hingga ke penampilan. "Anda terbiasa dengan penampilan Anda sendiri, jadi melihat orang lain yang memiliki sifat yang sama dapat menyebabkan Anda lebih menyukainya karena alasan itu," ujarnya.

    Penelitian lain pada 2018 mengamati orang-orang biracial atau keturunan dua ras cenderung tertarik dan berpasangan dengan orang-orang yang menyerupai orang tua mereka, tanpa memandang jenis kelamin.

    "Preferensi orang tua itu mungkin tampak sedikit menyeramkan, tetapi itu tidak bermasalah atau bahkan sangat mengejutkan," kata Lehmiller.

    Banyak penelitian telah menemukan bahwa pasangan cenderung lebih mirip secara genetika daripada orang asing, mulai dari tinggi tubuh hingga pencapaian pendidikan.

    Ada juga beberapa bukti awal bahwa orang mungkin tertarik pada pasangan potensial yang berasal dari keturunan yang sama, setidaknya untuk pasangan kulit putih. Kecenderungan kemudian diterjemahkan ke kesamaan fisik pada pasangan.

    Baca: Cara Ini Bikin Pasangan Takut Kehilangan Anda, Mau Coba?

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.