Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Perhatikan 4 Tanda Ini

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita mencari lowongan kerja. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita mencari lowongan kerja. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah menyelesaikan pendidikan, hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah mencari pekerjaan. Informasi lowongan kerja tersebar di mana-mana, tapi hati-hati terjebak oleh kelompok penipu. Alih-alih mendapat pekerjaan, Anda justru harus mengalami berbagai kerugian.

    BacaSri Langka Buka Lowongan Kerja Jadi Algojo

    Untuk menghindarkan Anda dari banyaknya lowongan kerja palsu ini, situs The Balance Careers dan The Job Network lantas memberikan beberapa tanda dari komplotan penipu yang wajib Anda perhatikan. Berikut adalah 4 tanda lowongan kerja palsu.

    1. Meminta uang pendaftaran

    Umumnya tidak ada perusahaan yang meminta sedikitpun uang Anda selama proses seleksi masuk. Jadi, apabila suatu perusahaan yang hendak dilamar memasang biaya tertentu demi kelancaran proses rekrutmen, Anda perlu lebih berhati-hati karena perusahaan tersebut bisa saja menipu.

    2. Melakukan wawancara di luar kantor

    Jika ada suatu perusahaan yang memanggil Anda untuk melakukan wawancara di luar kantor, Anda patut curiga. Apalagi jika mereka meminta Anda untuk bertemu di tempat tertutup seperti hotel atau rumah. Sebab, tidak sedikit kasus pelecehan seksual yang berkedok lamaran kerja terjadi di kalangan masyarakat ini.

    3. Menawarkan gaji yang besar

    Siapa yang tidak tergiur dengan gaji yang besar? Tentu setiap orang menginginkannya. Namun, Anda juga harus berpikir secara rasional. Apalagi jika Anda belum memiliki pengalaman kerja tapi lowongan itu menawarkan gaji yang lebih besar dibandingkan dengan perusahaan lain. Bisa saja, ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin mencelakakan Anda.

    BacaMelamar Jadi Manager, Pakai Warna dan Item Fashion yang Cocok

    4. Tidak memiliki rating dan jejak di media online

    Saat Anda melamar, sangat penting untuk memperhatikan jejak perusahaan secara online. Apabila Anda tidak menemukan nama perusahaan tersebut di sosial media, situs lowongan kerja ataupun mesin pencari seperti google, bisa jadi lowongan kerja itu fiktif.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | THEBALANCECAREERS | THEJOBNETWORK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.