Pangeran Harry Buat Serial Dokumenter Seputar Kesehatan Mental

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran Harry (atas) mengacungkan jempol ketika mendaki Sydney Harbour Bridge di Australia, Jumat, 19 Oktober 2018. Invictus Games didirikan Pangeran Harry. REUTERS/Rick Stevens

    Pangeran Harry (atas) mengacungkan jempol ketika mendaki Sydney Harbour Bridge di Australia, Jumat, 19 Oktober 2018. Invictus Games didirikan Pangeran Harry. REUTERS/Rick Stevens

    TEMPO.CO, Jakarta - Pangeran Harry telah lama berkecimpung di dunia kesehatan mental. Kepedulian Harry pun muncul setelah pengalaman gangguan mental yang dialami oleh dirinya sendiri.

    BacaSatu Rumor Soal Meghan Markle Membuat Pangeran Harry Geram

    Kini, Pangeran Harry resmi bekerja sama dengan Oprah Winfrey untuk pembuatan sebuah serial dokumenter yang bertajuk kesehatan mental. Kerja sama tersebut awalnya terjalin setelah pangeran Harry bertemu dengan Oprah Winfrey.

    Dalam siaran podcast milik Telegraph yang dipandu oleh Bryony Gordon, Mad World 2017, Pangeran Harry secara terbuka mengakui kondisi kesehatan mental yang buruk setelah sang ibu meninggal. “Itu mematikan semua emosiku selama 20 tahun terakhir,” katanya.

    Pangeran Harry bahkan harus beberapa kali berkonsultasi kepada seorang terapis untuk meredakan gangguan mental yang dihadapinya. Berdasarkan pengalamannya, ia menyadari pentingnya dorongan dari orang lain untuk membuatnya sembuh, serta memecahkan stigma seputar kesehatan mental.

    Saat melakukan wawancara dengan CBS, Oprah Winfrey rupanya juga memiliki kepedulian yang sama dengan Pangeran Harry. “Kami sudah melangsungkan beberapa pertemuan untuk menentukan arah yang akan kami ambil. Harapan kami adalah bahwa hal itu akan berdampak pada pengurangan stigma dan membuat orang tahu bahwa mereka tidak sendirian,” katanya.

    Pangeran Harry pun berharap bahwa serial yang akan ditayangkan di Apple TV+ pada bulan depan ini dapat menunjukkan pengaruh yang positif bagi para pasien kesehatan mental untuk sembuh. Sebab ia percaya, kesehatan mental yang baik adalah kunci dari kepemimpinan yang kuat.

    “Harapan kami ialah agar serial ini dapat menjadi kisah-kisah global yang positif, mencerahkan dan inklusif. Kami juga ingin berbagi semangat yang tak tertandingi demi melawan dari keterpurukan. Serta, kesempatan untuk memahami diri kita sendiri dan orang di sekitar kita,” katanya.

    BacaMeghan Markle dan Pangeran Harry Dapat 100 Lebih Kado Buku Anak

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | THE GUARDIAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.