Alasan Mengapa Hujan Dianggap Ampuh Mengatasi Depresi

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hujan (pixabay.com)

    Ilustrasi hujan (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Hujan kadang-kadang bikin banyak orang sebal karena membuat aktivitas terganggu. Belum lagi efek banjir jika berlangsung lama dan cukup besar. Tapi jangan dulu membenci hujan. Cobalah nikmati suara rintik airnya, karena itu justru memberikan ketenangan dan menjadi pereda depresi.

    BacaSuplemen Bisa Mengatasi Masalah Depresi? Intip Hasil Studi Ini

    Tahukah Anda mengapa suara rintik hujan memberi efek menenangkan? Bahkan, ada sejumlah orang yang menganggap suara hujan bisa menjadi terapi untuk mengatasi depresi?

    Seorang psikolog bernama Emily Mendez seperti dikutip dari Health Line, mengatakan bahwa setiap orang pada dasarnya mengalami depresi ringan. Nah, salah satu cara mengatasi kondisi tersebut yakni dengan mendengarkan suara rintik hujan.

    "Hujan memiliki pola yang dapat diprediksi. Otak akan memprosesnya sebagai suara yang tidak mengancam. Sehingga efeknya pun menenangkan," kata Emily Mendez.

    Tak heran, rekaman suara rintik hujan menjadi salah satu media yang membantu meditasi sehingga dapat merelaksasi tubuh. Biasanya, suara rintik hujan disetel di tempat khusus untuk menyegarkan diri, seperti panti pijat maupun pusat kebugaran.

    Hasil penelitian lainnya juga menyebut suara rintik hujan dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi ketegangan pada otak. Bahkan, aroma tanah basah tersiram air hujan dapat merangsang indera penciuman yang diterjemahkan otak dengan efek ketenangan.

    Orang yang menyukai hujan biasanya memiliki kepekaan dan selalu berpikiran positif. Nah, itulah sebabnya suara gemericik air hujan bisa menjadi membantu mengatasi depresi. Saat tubuh lelah dan pikiran semrawut, cobalah tenangkan diri dengan mendengarkan suara rintik hujan.

    Baca3 Hal yang Bisa Dilakukan saat Depresi

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | HEALTHLINE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekam Jejak Sembilan Anggota Pansel KPK

    Presiden Joko Widodo memilih sembilan nama anggota Panitia Seleksi Calon Pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi atau Pansel KPK, Jumat, 17 Mei 2019.