Notre Dame Paris Terbakar, Lakukan 4 Hal Ini Bila Kebakaran

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Kebakaran hebat terjadi di Gereja Katedral Notre Dame Paris, Perancis pada Senin sore, 15 April 2019. Sebanyak 500 petugas pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk menjinakan sang jago merah. Untungnya, setelah hampir lima jam, api tersebut pun padam.

    Baca: Makna Katedral Notre-Dame bagi warga Prancis

    "Bangunan itu telah diselamatkan dan dilestarikan secara keseluruhan," kata kepala pemadam kebakaran, Jean-Claude Gallet seperti yang dilansir dari New York Times.

    Kebakaran bisa terjadi pada siapa saja. Penting sekali mengetahui cara menyelamatkan diri dan memadamkan api saat terjadi kebakaran. Meski demikian, masih sedikit orang yang paham dengan hal tersebut. Untuk mengatasi kebingungan akan tindakan yang harus dilakukan, situs Lifehack dan Safe Wise pun membagikan beberapa tipsnya.

    1. Memadamkan kobaran api dengan Fire Extinguisher atau kain basah
    Sebelum akhirnya menyelamatkan diri, memadamkan api sebagai bentuk usaha tentu perlu dilakukan. Dalam hal ini, menyimpan fire extinguisher atau alat pemadam kebakaran merupakan hal yang penting. Sehingga, saat kebakaran terjadi, Anda dapat dengan membuka dan menyemprotkan gas yang kandungannya dapat memberhentikan kobaran api. Namun, jika Anda tidak memilikinya, kain basah dipercaya dapat menggantinya.

    2. Menutup setiap pintu
    Saat Anda tahu bahwa api berada pada satu titik seperti kamar, misalnya, segera tutup area lain yang memiliki akses kesana. Ini akan memudahkan Anda dalam meminimalisir penyebaran api dan asap. Hal tersebut juga telah dibuktikan oleh banyaknya riset yang telah beredar. Jadi, segera keluar dan tutup daerah yang terbakar itu.

    3. Keluar rumah dengan merangkak
    Lari bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan saat evakuasi. Pasalnya, ini akan membuat Anda secara langsung terpapar asap dari kebakaran. Kandungan karbon monoksidanya pun sangat tidak baik untuk kesehatan, khususnya apabila terhirup. Oleh karena itu, untuk menghindarinya, silakan keluar dengan cara merangkak. Sebab umumnya, api dan asapnya akan naik ke atas sehingga meminimalisir Anda untuk menghidup asap saat berada di bawah.

    Baca: Gereja Katedral Notre Dame Ikon Bersejarah Paris Terbakar

    4. Jangan pernah kembali ke dalam
    Ketika Anda telah berjalan ke luar, jangan sekali pun berpikir untuk mengambil barang atau mengingat sesuatu yang tertinggal sehingga Anda harus kembali. Sebab, api yang telah membara menunjuk pada asap yang tak kalah buruknya untuk Anda. Jika Anda benar-benar harus kembali, mintalah ahli seperti anggota pemadam kebakaran dengan peralatan lengkapnya untuk membantu Anda.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | NEWYORKTIMES | LIFEHACK | SAFEWISE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.