Selain dari Kedelai, Ini Alternatif Susu untuk Penderita Alergi

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita minum susu. iss.it

    Ilustrasi wanita minum susu. iss.it

    TEMPO.CO, Jakarta - Susu sapi menjadi pilihan untuk memperoleh asupan kalsium dan protein. Selain memenuhi kebutuhan nutrisi, susu juga memberi rasa kenyang dan menghilangkan haus.

    Sayangnya tak semua orang bisa meminum susu sapi. Sebagian orang mengalami intolerasi laktosa sehingga tidak dapat mencerna laktosa dari produk susu. Meski berbeda, intoleransi laktosa sering juga diartikan sebagai alergi susu sapi.

    Baca: Selain Susu, Jangan Konsumsi 4 Makanan Ini Setelah Minum Obat

    Bagi orang yang mengalami intoleransi laktosa bukan berarti tidak dapat memenuhi nutrisi seperti yang terdapat dalam susu sapi. Ada banyak alternatif yang bisa dikonsumsi.

    1. Susu kedelai

    Susu yang terbuat dari biji kedelai ini dianggap sebagai minuman sumber nutrisi terutama protein. “Secara keseluruhan, susu kedelai memiliki kandungan nutrisi yang paling mendekati susu sapi. Tapi, bagaimanapun susu nabati tetap tidak bisa menggantikan profil gizi yang ada di susu sapi,” kata seorang peneliti dari Kanada, Sai Kranthi Kumar Vanga.

    Minuman ini dapat memenuhi kebutuhan Anda energi sepanjang hari. Susu kedelai juga diyakini dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan teman sejati orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Jika tak mau repot membuatnya sendiri, minuman ini tersedia secara luas di supermarket.

    2. Susu almond

    Dengan rasa yang manis, susu almond menjadi minuman lezat yang disukai banyak orang. Susu almond sempat populer sekitar dua atau tiga tahun lalu. Meski memiliki kandungan protein dan kalsium lebih rendah dibandingkan dengan susu sapi dan susu kedelai, susu almond dapat memenuhi kebutuhan vitamin E.

    3. Susu beras

    Alternatif lain adalah susu beras. Minuman bebas lemak ini baik untuk orang yang sedang menjalani diet vegan dan bebas gluten. Susu ini mengandung karbohidrat, vitamin B12, vitamin B3, serta kalsium yang sangat dibutuhkan dalam pembentukan tulang dan gigi. 

    Anda dapat menggunakan susu beras untuk pengganti susu ketika membuat minuman. Sayangnya, kandungan kalsium dan protein susu beras tidak setinggi susu sapi, juga tidak disarankan untuk penderita diabetes.

    4. Susu gandum
    Segelas susu oat yang telah ditambahkan gula mengandung kalori sekitar 130 gram, 2.5 gram lemak, 4 gram protein, 1.9 gram serat, dan 19 gram gula. Susu ini bisa digunakan untuk membuat es krim dan smootie.

    Kandungan nutrisi susu gandum memang tidak sekaya gandum utuh. Itu sebabnya, susu gandum yang dijual di pasaran sering diperkaya dengan vitamin, kalsium, kalium, dan zat besi. Keuntungannya, susu ini bebas alergen seperti pada susu lain, juga kaya betaglukan yang baik untuk kesehatan jantung.

    BacaPentingnya Susu dan Nutrisi Seimbang untuk Peningkatan Gizi Anak

    TIMES OF INDIA | WEB MD | HEALTH LINE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.