Jeans Sebaiknya Tidak Dicuci, Bagaimana dari Sisi Kesehatan?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi celana jeans. hollister.com

    Ilustrasi celana jeans. hollister.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdebatan mengenai apakah perlu atau tidak mencuci celana jeans kembali mengemuka. Tepatnya, setelah CEO Levi's, Chip Bergh, merekomendasikan pada pemakai untuk berhenti mencuci denim mereka.

    BacaTerjawab, Ini Fungsi Kancing Kecil pada Saku Celana Jeans

    "Jangan pernah mencuci celana jeans warna biru," kata Bergh dalam sebuah wawancara baru-baru ini, di sela-sela Konferensi Brainstorm Green yang dihajat majalah Fortune.

    Argumen untuk tidak mencuci jeans Anda adalah untuk membuat celana berbahan denim itu bertahan lebih lama. Sebab, air dan deterjen dapat mempercepat warna celana jeans pudar. Sejalan dengan tema konferensi, Bergh melihatnya dari perspektif lingkungan. Tidak mencuci jins artinya adalah Anda melakukan penghematan air dan energi.

    Tapi apakah itu aman dari sisi kesehatan?

    Tidak ada bukti bahwa tidak mencuci jeans berbahaya bagi kesehatan Anda, kata Bernhard Redl, profesor di departemen biologi molekuler di University of Innsbruck di Austria. Artinya, ketika celana dipakai dalam kondisi normal, maka tak ada yang perlu dicemaskan.

    Bakteri, sel-sel kulit dan keringat akan ditransfer ke celana kita dari tubuh kita. "Tetapi, mikroorganisme kulit umumnya tidak berbahaya," kata Rachel McQueen, profesor ekologi manusia di University of Alberta, Kanada seperti yang dilansir dari APNews pada 27 Maret 2019.

    Ia pernah melakukan penelitian terkait dengan celana jeans ini, dengan berfokus pada pengembangan dan retensi bau pada tekstil.

    "Ada lingkungan di mana memiliki pakaian steril adalah penting," kata McQueen. Namun 'hukum' itu, katanya, hanya berlaku di rumah sakit, misalnya, di mana pakaian dapat mentransfer infeksi.

    Untuk pakaian sehari-hari termasuk jeans, kata dia, sanitasi tangan kita akan menjadi isu yang lebih penting daripada mencuci jeans.

    Dalam penelitiannya, seorang mahasiswa McQueen mengenakan celana jeans selama 15 bulan berturut-turut tanpa dicuci, sebelum kemudian diuji tingkat bakteri di dalamnya. Peneliti terkejut menemukan bahwa jeans yang dicuci dan yang tidak, memiliki kandungan bakteri dalam jumlah yang hampir sama. "Yang saya temukan adalah flora kulit biasa saja," kata McQueen.

    Meskipun tidak mencuci jeans Anda tampaknya tidak menimbulkan risiko kesehatan, bau bisa menjadi masalah, baik bagi Anda atau orang di sekitar Anda. Namun McQueen menyodorkan solusinya. "Jemur jins di luar ruangan di bawah sinar matahari," katanya.

    Metode ini lebih efektif ketimbang saran pencinta jeans soal menyingkirkan bau, yaitu dengan menaruh celana jins di dalam freezer.

    BacaTampil Beda, Coba 3 Cara Ini agar Celana Jeans Tidak Membosankan

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | APNEWS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.