Tip Mencegah Bau Mulut Saat Berpuasa, Hindari Makanan Ini

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi bau mulut (pixabay.com)

    ilustrasi bau mulut (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Bulan puasa akan segera tiba. Selama menjalankan ibadah tersebut, salah satu organ tubuh yang membutuhkan perhatian khusus adalah mulut. Sebab, selama 13 jam berpuasa, tubuh tidak akan menerima asupan apa pun. Hal tersebut membuat produksi air liur menipis dan mulut menjadi kering. Bakteri pun dapat berkembang biak dengan cepat dan menciptakan bau mulut.

    Baca: Diet Karbo dan 2 Hal Ini jadi Penyebab Bau Mulut

    Bau mulut akan mengganggu performa Anda, apalagi jika memiliki pekerajaan yang mengharuskan bertemu dan berkomunikasi dengan banyak orang. Namun, Anda tidak perlu khawatir, ada tip mudah dalam menjaga kesehatan mulut selama berpuasa.

    Dokter gigi Ratu Mirah Afifah mengatakan, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyikat gigi dan lidah sebanyak dua kali sehari pada waktu yang tepat, yaitu pagi hari setelah sahur dan malam hari sebelum tidur.

    “Setelah sahur, kita benar-benar tidak mengkonsumsi apa pun sehingga bakteri sangat mudah berkembang biak. Jadi, pastikan Anda sudah menyikat gigi dan lidah setelah sahur, sehingga sisa makanan hilang," kata dia di Jakarta pada 26 April 2019.

    Selain pagi hari, sikat gigi selanjutnya dilakukan pada malam hari sebelum tidur. Bukan setelah makan malam. "Kalau setelah makan malam, takutnya Anda masih ngemil. Jadi tunggu disaat benar-benar tidak makan lagi,” katanya.

    Ia juga mengingatkan pentingnya meneguk delapan gelas air putih dan sering berkumur agar mulut tidak kering sehingga meminimalisasi bau mulut. “Pas sahur dan buka, harus banyak minum air putih. Di sela-sela puasa juga boleh berkumur, asal jangan ditelan,” katanya.

    Ratu juga menjelaskan tentang jenis makanan dan minuman yang harus dikonsumsi ataupun dihindari. Dari segi minuman, tentu air putih menjadi andalannya. Namun, minuman berjenis kafein harus dihindari. Sebab, ia mengandung gula yang tinggi dan dapat memicu dehidrasi. “Kopi dan teh sebaiknya jangan dulu. Karena dapat memberikan pewarnaan pada gigi dan menyebabkan gigi berlubang karena manis,” katanya.

    Untuk makanan, ia mengimbau untuk mengkonsumsi makanan yang dapat merangsang air liur serta kaya akan serat seperti buah dan sayuran. Juga, ia mengingatkan agar tidak mengkonsumsi makanan yang memiliki bau seperti petai dan jengkol.

    “Yang bagus itu kurma. Dia paket komplit karena bisa merangsang air liur dan kaya serat. Dan jangan sekali kali makan yang ada aromanya. Kasihan lawan bicaranya nanti,” katanya.

    BacaTetap Bau Mulut Walau Sudah Sikat Gigi? Waspadai Hal Ini



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.