7 Tips jadi Fotografer Travel ala Christina Tan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung mengambil gambar di depan Istana Siak Sri Inderapura ketika mengisi liburan akhir tahun di Kabupaten Siak, Riau, Minggu 30 Desember 2018. Istana ini merupakan peninggalan Kesultanan Siak Sri Inderapura yang selesai dibangun pada tahun 1893, dan kini menjadi salah satu objek wisata yang kerap dikunjungi wisatawan apabila berkunjung ke Provinsi Riau. ANTARA FOTO/Rony Muharrman

    Pengunjung mengambil gambar di depan Istana Siak Sri Inderapura ketika mengisi liburan akhir tahun di Kabupaten Siak, Riau, Minggu 30 Desember 2018. Istana ini merupakan peninggalan Kesultanan Siak Sri Inderapura yang selesai dibangun pada tahun 1893, dan kini menjadi salah satu objek wisata yang kerap dikunjungi wisatawan apabila berkunjung ke Provinsi Riau. ANTARA FOTO/Rony Muharrman

    TEMPO.CO, Jakarta - Dunia traveling erat kaitannya dengan fotografi. Rasanya tak lengkap mengunjungi suatu tempat tanpa ada dokumentasi foto yang bagus. Tapi, jadi fotografer yang bagus untuk perjalanan itu ternyata butuh keahlian khusus.

    Baca: Hobi Fotografi, Gading Marten Akan Terbitkan Buku

    Bagi pemula, fotografer profesional Christina Tan memberikan tips bagi pemula yang ingin menjadi fotografer “travel”.

    ”Untuk memulai menjadi fotografer travel perlu belajar mendapatkan komposisi yang baik, dengan kamera apapun termasuk handphone,” kata Christina saat ditemui Antara di acara peluncuran lensa baru Nikon di Jakarta, Selasa.

    1. Perbanyak praktik

    Jangan hanya terlalu banyak membaca teori saja, tapi langsung terjun untuk praktik memotret, agar lama-kelamaan terbiasa dan tahu celah mendapatkan foto yang bagus.

    2. Pencahayaan yang tepat

    Bagi Christina, foto pemandangan yang menarik adalah di saat pencahayaan tepat, seperti saat matahari terbit dan terbenam. “Jadi jangan malas bangun pagi dan jangan sungkan menunggu hingga malam ya,” kata Christina sambil tertawa.

    3. Manfaatkan kekuatan media sosial

    Media sosial seperti Instagram saat ini sangat tepat untuk dijadikan galeri foto juga portofolio. Aktif mengunggah karya yang bagus di sana akan meningkatkan popularitas.

    4. Posisi foto vertikal

    “Kalau ingin hasil foto kamu ‘hits’ di Instagram, aku menyarankan harus posisi vertikal karena akan membuat fotonya lebih besar, otomatis fotonya akan lebih detail dan dramatis,” kata pemilik akun Instagram @sassychris1 ini.

    5. Fokus satu genre

    Apabila telah menemukan minat genre memotret, sebisa mungkin terus tekuni genre tersebut dan jangan berganti. “Misal aku lebih suka dengan foto pemandangan, terus tekuni agar kita benar-benar mahir pada bidang tersebut,” tutur Christina.

    6. Bergabung dengan komunitas

    Bergabung dengan komunitas-komunitas fotografi juga sangat penting. Selain untuk menambah relasi, kita juga dapat terpacu untuk terus menghasilkan karya yang bagus.

    Siapkan fisik yang kuat

    “Hal yang terakhir harus punya fisik yang kuat karena harus memanjat tebing atau naik gunung, tahan tertepa angin kencang,“ katanya.

    Baca: Toy Photography, Kerennya Mainan Dalam Dunia Fotografi

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.