Diet Anda Tak Kunjung Berhasil? Mungkin 6 Hal ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi diet keto (pixabay.com)

    Ilustrasi diet keto (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sering kali usaha menurunkan badan seseorang tidak menemui hasil yang memuaskan. Banyak di antaranya yang melakukan diet selama bertahun-tahun, namun pada akhirnya gagal memperoleh berat ideal. Mungkin, hal tersebut terjadi karena beberapa hal yang Anda tak sadari.

    Baca: Dengan Atur Makan, Raffi Ahmad Turun 10 Kilogram Dalam 1,5 Bulan

    Seperti yang dilansir dari Health Day, berikut adalah beberapa alasan mengapa diet seseorang tidak berbanding lurus dengan berat mereka.

    1. Pola makan
    Dibanding mengingat-ingat makanan apa saja yang kita makan, mengamati pola makan jauh lebih membantu untuk menemukan kesalahan diet. Tempat, waktu, dan alasan makan merupakan tiga unsur utama untuk menelusuri pola makan. Mengetahui pangkal masalah memudahkan kita memperbaiki pola makan jangka panjang kita.

    2. Kita tidak bertambah muda
    Semakin tua tubuh kita akan makin kehilangan massa otot sekitar 8 persen per dekade. Kehilangan tersebut mengurangi daya metabolisme tubuh dan menyulitkan kita menurunkan berat badan. Protein dan olahraga merupakan langkah untuk memperlambat gejala itu. Banyak yang berpikir protein berfungsi membesarkan tubuh padahal ia dapat membentuk tubuh lebih langsing.

    3. Kurang tidur
    Tidur berperan besar dalam urusan berat badan. Penelitian menunjukkan kurang tidur di malam hari memaksa kita makan beratus-ratus kalori dengan makanan tinggi gula dan penuh lemak agar merasa lebih berenergi.

    4.Terjebak dengan makanan berlabel 'sehat'
    Tren makanan sehat yang menjamur di produk-produk makanan seringkali menjebak konsumennya. Banyak dari mereka hanya menggunakan label itu untuk kepentingan promosi tanpa peduli dengan kandungan nutrisi sebenarnya.

    Snack bar biji-bijian, sereal granola, jus buah, dan salad yang ditata seindah mungkin adalah pelaku utamanya. Waspada dengan kandungan nutrisi produk dengan label 'sehat' jadi kuncinya. Sebuah studi bahkan menunjukkan orang cenderung makan lebih banyak terhadap makanan yang dianggap sehat.

    5. Stres
    Saat berada dalam kondisi stres, kita cenderung memilih makanan manis dan berlemak. Sebab jenis makanan tersebut mampu menghasilkan perasaan senang di otak sehingga membuat kita merasa lebih baik. Selain itu, kortisol--salah satu hormon stres--mendorong kenaikan berat di lingkar pinggang kita. Meminimalisasi level stres kita bisa membantu menurunkan berat badan.

    Baca: Zachery Levi Shazam! Pamer Otot Hasil Latihan dan Diet Ketat

    6. Hasil instan
    Mereka yang berusaha mati-matian menurunkan berat badan namun gagal, terutama wanita, seringkali jatuh dalam cara berpikir ini. Diet bertahun-tahun dengan metode instan hanya berujung pada kekecewaan. Padahal menurunkan berat badan bukan perjuangan satu malam. Butuh waktu, kerja keras, dan perubahan perilaku serta mental.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | HEALTHDAY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.