Ngantuk saat Bekerja Sambil Berpuasa? Siasati dengan Cara Ini

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ngantuk/tidur di kantor. Shutterstock.com

    Ilustrasi ngantuk/tidur di kantor. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat menjalankan ibadah puasa bukan berarti produktivitas Anda menurun. Persoalannya adalah Anda sering merasa ngantuk di jam-jam kerja. Hal itu terjadi karena siklus tubuh berubah selama berpuasa. Aktivitas malam Anda bertambah sehingga tidur lebih larut dan di pagi hari Anda harus bangun lebih dini untuk sahur.

    BacaPuasa Sebulan tapi Berat Badan Malah Naik, Apa Penyebabnya?

    Nah, agar ngantuk tidak mengganggu produktivitas, Anda bisa menjalankan beberapa tips berikut.

    1. Siasati Perjalanan Pagi

    Masa awal Ramadhan biasanya paling berat. Perubahan pola tidur karena harus melaksanakan sahur biasanya membuat bangun pagi terasa menyiksa. Kalau perjalanan dari rumah ke kantor cukup memakan waktu, jika kondisinya memungkinkan, Anda bisa manfaatkan perjalanan untuk melanjutkan tidur.

    Jika tidak, bisa disiasati dengan datang ke kantor lebih awal. Usahakan tak tidur setelah sahur dan segera bersiap ke kantor. Sampai di kantor, Anda punya cukup waktu melanjutkan tidur hingga jam kerja dimulai. Oh ya, jangan lupa pasang alarm agar tak kebablasan, ya!

    2. Pergunakan Istirahat Makan Siang

    Berhubung Anda berpuasa dan tidak kenal yang namanya makan siang, manfaatkan waktu makan siang untuk benar-benar beristirahat. Membalas waktu tidur yang terpotong karena sahur bisa dilakukan saat jam istirahat makan siang ini. Apalagi godaan kantuk biasanya menyerang siang hari.

    3. Tak Usah Lembur

    Jika biasanya Anda menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk dengan menambah jam kerja alias lembur, di bulan puasa sebaiknya Anda pulang lebih cepat. Selain agar bisa menikmati berbuka puasa di rumah bersama keluarga, melaksanakan salat tarawih, Anda punya lebih banyak waktu tidur agar tak terlambat bangun sahur.

    Lalu, bagaimana dengan pekerjaan yang tertunda dan biasanya dikerjakan pada saat lembur? Tetap bawa pulang. Mengerjakannya, setelah makan sahur saja. Jika Anda sudah istirahat dan tidur cukup malam harinya, bekerja di pagi hari terasa lebih menyegarkan. Selain itu, tak perlu takut bangun kesiangan untuk kembali berangkat kerja.

    4. Bekerja = Ibadah

    Sejak kecil Anda pasti diajarkan, setiap amalan baik di bulan puasa akan diganjar pahala. Bahkan tidurnya orang berpuasa diganjar pahala. Jika tidur saja bisa menjadi ladang pahala, bagaimana dengan bekerja?

    Jadikan prinsip ini sebagai motivasi Anda dalam bekerja, terutama untuk melawan rasa kantuk. Anggaplah bekerja sebagai ibadah yang Anda jalankan di bulan puasa. Semakin giat bekerja, ladang pahala Anda tentu makin subur, bukan?

    BacaTips Ahli Gizi agar Tubuh Tetap Bugar selama Berpuasa

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.