Tips Olahraga saat Berpuasa Ramadan ala Ibnu Jamil

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibnu Jamil. TEMPO/Agung Pambudhy

    Ibnu Jamil. TEMPO/Agung Pambudhy

    TEMPO.CO, Jakarta - Puasa di bulan Ramadan bukan menjadi penghalang untuk berolahraga. Apalagi bagi orang yang sudah terbiasa melakukan aktivitas fisik seperti presenter dan aktor Ibnu Jamil. Menurut Ibnu Jamil, selama berpuasa ia berolahraga dengan tetap memperhatikan kemampuan tubuhnya. 

    BacaIni Kelebihan Olahraga Lari Menurut Ibnu Jamil

    "(Saya) pilih-pilih jam (berolahraga). Cari (waktu) yang tubuh paling siap. Saya pernah lari lima kilometer habis subuh, sekitar pukul enam pagi. Setelah itu, badan terasa bugar (dan) baru melanjutkan aktivitas lain," ujar Ibnu dalam acara BincangShopee yang berlangsung di Jakarta, Jumat, 10 Mei 2019. 

    Selain memilih waktu olahraga, ia juga memilih jenis latihan fisik yang akan ia jalankan. Salah satu kriterianya adalah sesuai dengan kemampuan tubuh. Dia juga tidak melakukan olahraga dengan intensitas berat.

    "Sekarang kalau jam buka masih lama, jangan (olahraga) yang (punya) intensitas berat. Kalau menjelang jam berbuka, enggak apa-apa agak dikencengin (intensitasnya)," tutur dia.

    Dalam seminggu, Ibnu biasanya berolahraga tiga hingga empat kali dengan durasi 45 menit sampai satu jam. Ibnu mengaku olahraga menjadi kegiatan wajib untuk menjaga kebugaran tubuh termasuk ototnya agar tetap sehat.

    Pakar kesehatan menganjurkan latihan fisik tetap dilakukan saat Ramadan. Dokter spesialis kedokteran olahraga Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rachmad Wishnu menyarankan latihan fisik ringan hingga sedang bisa dilakukan menjelang waktu berbuka puasa.

    Baca: Intip Cara Ibnu Jamil Menjaga Postur Ideal Pasca Lebaran

    Sementara aktivitas fisik seperti jogging, berenang, futsal, bulutangkis bisa Anda lakukan setelah berbuka puasa.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.