Berkendara Saat Mudik, Waspada 7 Tanda Anda Mengantuk

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mudik lebaran. Dok. TEMPO/ Ayu Ambong

    Ilustrasi mudik lebaran. Dok. TEMPO/ Ayu Ambong

    TEMPO.CO, Jakarta - Kurang dari dua pekan lagi Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah akan tiba. Mudik sudah menjadi tradisi sebagian keluarga Indonesia. Mudik menggunakan kendaraan pribadi juga cukup diminati oleh masyarakat. Biaya yang lebih murah dan bisa membawa berbagai barang ke kampung halaman dengan lebih leluasa, menjadi alasan dari para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.

    Baca: Mudik 2019: Pengelola Tol Cipali Perbanyak Gardu

    Namun selama berkendara, selain memperhatikan kondisi kendaraan, Anda juga tidak boleh lupa untuk memantau kondisi fisik Anda. Kantuk yang sering muncul ketika berkendara berpotensi menyebabkan kecelakaan.

    Rasa kantuk yang tiba-tiba muncul bisa menandakan bahwa tubuh Anda membutuhkan istirahat. Untuk itu, sebaiknya Anda memperhatikan tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Anda membutuhkan istirahat, seperti dilansir laman National Sleep Foundation berikut:

    1. Mengalami kesulitan untuk fokus, sering berkedip, atau kelopak mata yang terasa berat.

    2. Pikiran melayang kemana-mana.

    3. Kesulitan untuk mengingat beberapa kilometer yang telah terlewati atau melewati penunjuk jalan atau rute jalan yang seharusnya dilalui tanpa menyadarinya.

    4. Menguap berkali-kali atau sering mengucek-ngucek mata.

    5. Kesulitan untuk menegakkan kepala Anda.

    6. Mengendarai keluar dari jalur aman (melalui bahu jalan).

    7. Merasa lelah dan mudah marah.

    Baca: Waspadai Awal Lelah Mudik 2019 di Rest Area KM 39 Cikampek

    Ada baiknya Anda beristirahat bila merasakan 7 tanda megantuk ini. Agar Anda selamat di perjalanan mudik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.