Selain Cegah Penyakit, Yoghurt juga Bisa Bikin Awet Muda?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi yoghurt/yogurt. Pixabay.com

    Ilustrasi yoghurt/yogurt. Pixabay.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Yoghurt dikenal sebagai makanan yang memiliki banyak manfaat untuk pencernaan. Kandungan bakteri laktobasilus dalam yoghurt berperan penting dalam menjaga nutrisi tubuh sehingga kebal terhadap berbagai penyakit. Minuman yang dihasilkan dari fermentasi susu dengan bakteri tertentu ini kini menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. 

    Baca juga: Konsumsi Yoghurt Dapat Redakan Stres? Intip Penelitiannya

    Ahli gizi Emilia E. Achmadi, MS, RD, mengatakan, selain untuk pencernaan yoghurt berkhasiat untuk menunjang kecantikan karena melembutkan kulit, mengangkat sel kulit mati, dan menyehatkan rambut. Yoghurt juga mencegah munculnya diabetes tipe 2. Fakta lain yang patut diindahkan, kandungan probiotik pada yoghurt melindungi Anda dari bahaya logam berat yang terdapat dalam polusi udara.

    Asam laktat dalam yoghurt yang berfungsi sebagai eksfoliasi atau pengangkatan sel kulit mati yang membantu meremajakan kulit sehingga tampak lebih muda. Selain mengatasi kulit kusam, yoghurt menjaga kelembutan dan elastisitas kulit.

    "Kandungan protein di dalamnya mendorong produksi kolagen, yang meningkatkan elastisitas kulit,” kata Emilia di Jakarta dalam bincang-bincang bersama yoghurt Yoforia, belum lama ini. 

    Baca juga: Sandiaga Uno Sarapan Yoghurt, Pepaya, dan Ini, Apa Khasiatnya?

    Terkait kesehatan rambut, Anda yang mengalami kerontokan direkomendasikan rutin mengonsumsi yoghurt. Yoghurt bisa digunakan sebagai masker rambut 10 menit sebelum keramas. Kandungan asam laktatnya mampu mengangkat residu di kulit kepala. Vitaminnya mencegah dan mengatasi beragam masalah rambut. 

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.