Olahraga Ringan atau Berat saat Puasa, Ini Waktu yang Tepat

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria berolahraga atau berlari. shutterstock.com

    Ilustrasi pria berolahraga atau berlari. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Meski menjalankan ibadah puasa, Anda dianjurkan untuk tetap berolahraga untuk menjaga tubuh tetap bugar. Tidak makan dan minum bukan alasan membiarkan lemak menumpuk di tubuh. 

    Baca juga: Prilly Latuconsina Tetap Olahraga Saat Puasa, Seret tapi Lega

    Jangan takut bertambah lemas, olahraga saat berpuasa bisa membuat badan segar. Meskipun demikian, efek olahraga akan berbeda pada setiap orang. "Ada yang badannya jadi segar dan tubuhnya jadi nyaman untuk beraktivitas, ada yang jadi lelah dan lebih mudah untuk tidur," kata konsultan nutrisi Jansen Ongko di Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Bagi orang yang tubuhnya merasa lebih segar dan justru terjaga setelah berolahraga, Jansen menyarankan untuk tidak berolahraga terlalu malam. "Ganti jadi sore, kalau terlalu malam nanti malah aktif dan tidak bisa tidur," ujarnya.

    Jansen menyarankan seseorang untuk memilih olahraga dengan intensitas rendah bila ingin dilakukan menjelang berbuka puasa. "Seperti jalan kaki. Itu tidak apa-apa sebelum berbuka puasa," katanya.

    Jika ingin berolahraga berat, sebaiknya Anda menunggu hingga waktu berbuka puasa. Setelah minum air secukupnya dan menyantap hidangan manis yang ringan seperti kurma atau buah, olahraga dengan intensitas berat bisa dilakukan.

    Baca juga: Puasa, Zee Zee Shahab Tetap Lari 5 Kilometer Setiap Hari

    "Jeda antara berbuka dengan yang manis 15-20 menit, baru setelah itu berolahraga," katanya.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.