Syuting John Wick 3, Yayan Ruhian Cerita Cara Kerja Hollywood

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman, berfoto bersama Keanu Reeves dan Chad Stahelski setelah syuting John Wick: Chapter 3 Parabellum. Instagram/@yayanruhian

    Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman, berfoto bersama Keanu Reeves dan Chad Stahelski setelah syuting John Wick: Chapter 3 Parabellum. Instagram/@yayanruhian

    TEMPO.CO, Jakarta - Yayan Ruhian merupakan salah satu aktor laga Indonesia yang namanya mendunia. Setelah beberapa kali bermain di film-film mancanegara, kini ia pun kembali dipercaya untuk membintangi John Wick 3. Bermain di film Hollywood, Yayan mengaku begitu banyak pelajaran yang bisa didapatkannya dalam berkarier.

    Baca juga: Jaga Tubuh Tetap Bugar, Yayan Ruhian Push Up Seribu Kali Sehari

    Pelajaran pertama ialah dari disiplin waktu. Selama satu setengah bulan berada di New York, Amerika Serikat, untuk proses penggarapan film tersebut, tak pernah sekalipun dirinya melihat pekerja yang datang terlambat. Hal ini tak hanya berlaku untuk kru, namun juga para pemain film.

    “Jujur salut banget sama disiplin waktunya mereka. Semuanya benar-benar terjadwal dan kru, pemain pun ngikutin. Kalau kumpul di lobby jam 10 pagi, semua jam segitu sudah siap. Ini juga berlaku untuk camera roll, make up, dan break,” kata Yayan Ruhian saat ditemui di kantor Tempo pada Sabtu 25 Mei 2019.

    Selain itu, ia belajar mengenai saling menghargai satu dengan yang lainnya. Yayan bercerita bahwa produsernya, Chad Stahelski, tidak membentak pemain yang melakukan kesalahan. Sebaliknya, Stahelski justru memberhentikan adegan dan mengingatkan pemain tersebut dengan baik.

    “Chad Stahelski itu luar biasa menghargai orang. Jangankan ngomong kata-kata kotor, dia sama sekali nggak marah kalau aktornya salah. Dia biasanya cut dan disamperin. Intinya dijelasin baik-baik jadi memanusiakan manusia,” katanya.

    Profesionalitas juga dipelajarinya dari film tersebut. Yayan mengatakan bahwa tidak ada satu orang pun yang santai dan diam selama proses penggarapan film. Sebaiknya, mereka semua bekerja sesuai dengan tugasnya.

    “Kalau ada cewek yang tugasnya angkat karung, ya dia tidak mengeluh tapi langsung mengerjakan. Karena memang itu tugasnya. Jadi bukannya malah teriak ‘tolong angkatin, gue kan cewe’. Makanya semua bisa terukur dan sesuai jadwal karena mereka mengerjakan porsi masing-masing dengan sigap,” katanya.

    Yang terakhir dan tak kalah penting, Yayan Ruhian juga belajar mengenai aturan konsumsi rokok dan minuman keras. Tak sekalipun ia melihat kru dan pemain yang mengkonsumsi keduanya karena mereka punya tujuan yang jelas yaitu syuting.

    Baca juga:
    John Wick 3: Cecep Arif Rahman dan Yayan Ruhian angkat silat Indonesia

    “Padahal disana kan bebas mau minum atau merokok. Tapi karena mereka tahu tujuannya apa, kalau kerja ya kerja, kalau main ya main. Jadi semuanya jelas dan terukur. Saya belajar banyak sekali. Hebat mereka semua,” katanya.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.