Orang yang Berpuasa Mudah Terkena Sariawan, Apa Penyebabnya?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi pria sariawan (pixabay.com)

    ilustrasi pria sariawan (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Andika Kangen Band mengaku selalu menghadapi tantangan berat saat berpuasa. Bukan hanya karena harus menahan makan dan minum, tapi juga karena sariawan yang selalu dideritanya saat berpuasa.

    Baca juga: Pertanda Kanker Mulut, Jangan Sepelekan Sariawan

    "Iya kalau Ramadhan langganan (sariawan), katanya mandi pagi lah segala macam. Subuh-subuh mandi kan abis imsak kan salat, mandi tetap aja enggak tembus, tetap aja sariawan," ujar Andika Kangen Band kepada wartawan di kawasan Jalan Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

    Selain perih di area yang terkena sariawan, ia juga merasa panas di langit-langit mulutnya. Ketika berbuka, ia mengaku rasa sakitnya bertambah saat terkena makanan dan minuman.  

    Sariawan merupakan salah satu penyakit yang paling sering diderita orang yang sedang berpuasa. Kondisi ini membuat mulut terasa tidak nyaman, bahkan menimbulkan rasa nyeri, karena kering seharian.

    Dikutip dari Healthline, sariawan merupakan iritasi dalam mulut yang terjadi di bagian pipi bagian dalam, gusi, bagian dalam bibir, dan lidah. Bagian yang mengalami sariawan biasanya berwarna putih atau kuning pucat dengan pinggir berawarna merah.

    Penyakit tidak menular ini bukan disebabkan virus atau bakteri dan memang sering menyerang orang yang tengah berpuasa. Penyebabnya adalah kebersihan dan kerusakan selaput lendir yang. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kekurangan nutrisi, utamanya B-12, asam folat, dan seng. Penyakit ini juga muncul ketika mulut kering. Terlebih saat berpuasa, ketika tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi dan cairan selama 13-14 jam.

    Selain karena kekurangan nutrisi, sariawan juga disebabkan oleh sensitivitas mulut terhadap makanan yang asam, pedas, dan panas. Faktor lainnya adalah hormonal, stres, kurang tidur, kurang tidur, dan stres.

    Anda dapat menghindari penyakit ini saat berpuasa dengan mengonsumsi, tapi hindari yang rasnaya asam. Selain itu, hindari makanan pedas dan asam. Lalu, jaga kesehatan mulut dan gigi dengan rutin menyikat gigi. Jika gusi Anda sensitif, gunakan sikat gigi berbulu lembut.

    Baca juga: Ada 3 Tingkat Sariawan, Simak Keparahannya

    Penyakit ini sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya, tapi untuk meringankan rasa sakit, Anda bisa mengoleskan es atau susu yang mengandung tinggi magnesium ke luka sariawan. Lalu, bilas mulut dengan campuran air hangat dan soda kue. Selain itu, madu juga telah terbukti efektif dalam mengobati sariawan.

    TABLOIDBINTANG.COM | HEALTHLINE 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.