Agar THR Tak Ludes Begitu Saja, Jangan Lupa Zakat dan Ditabung

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keuangan. TEMPO/Subekti

    Ilustrasi keuangan. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang Lebaran, masyarakat akan menerima tunjangan hari raya dari tempatnya bekerja. Umumnya sebagianbesar THR dialokasikan untuk belanja dan tanpa sadar, dalam hitungan hari saja uang habis tanpa sisa.

    Baca juga: Agar Tak Bokek Setelah Lebaran, Simak Tip dari Perencana Keuangan

    Kemudahan di era digital menjadi salah satu "pendorong" sehingga masyarakat cenderung membelanjakan uangnya dengan cepat seperti membeli aneka barang melalui e-commerce dan membeli tiket mudik secara online.

    Grant Thornton, salah satu organisasi global terkemuka yang menyediakan jasa assurance, tax, dan advisory, merangkum tiga kiat yang dapat berguna dalam mengatur THR agar tidak habis begitu saja.

    "Tunjangan Hari Raya menjadi salah satu momen Lebaran yang selalu ditunggu mengingat banyaknya aspek kebaikan yang bisa dilakukan dengan tunjangan tersebut," kata Johanna Gani, Managing Partner Grant Thornton Indonesia, dalam keterangan resmi, Ahad, 2 Juni 2019.

    "Kebaikan ini tentu harus diimbangi dengan strategi kita mengatur pengeluaran secara bijak agar kebaikan tersebut tidak terasa berat," ujarnya.

    Berikut ini tiga kiat agar tidak lupa diri menggunakan uang THR. 

    1. Tabung sebagian dari THR

    Sisihkan sebagian uang di awal saat kita menerima tunjangan. Dengan menyisihkan sebagian dari THR yang diterima, dapat mencegah terjadinya pengeluaran yang tidak terduga maupun tak terkendali.

    Menabung tidak hanya dengan menyimpan uang di bank, tetapi juga bisa dengan menginvestasikannya diberbagai bidang.

    Tren investasi menabung saham yang saat ini sedang marak digencarkan pemerintah cukup diminati generasi milenial termasuk investasi obligasi ritel seperti saving bond ritel (SBR) maupun obligasi ritel Indonesia (ORI).

    2. Membatasi belanja online

    Momen Hari Raya juga dimanfaatkan pelaku e-commerce untuk jor-joran memberikan diskon dan penawaran khusus.

    Tak dapat dipungkiri, masyarakat semakin kalap atau "lapar mata" saat menghabiskan THR bahkan terkadang untuk barang yang sebenarnya tidak diperlukan.

    Sebaiknya segera alokasikan terlebih dahulu besaran yang akan dibelanjakan untuk membeli pakaian atau barang baru yang diperlukan.

    Dengan pintar mengatur THR, banyak hal positif yang dapat dilakukan salah satunya membeli tiket mudik sehingga dapat menghabiskan momen bersama keluarga dan kerabat terdekat.

    Baca juga: Bukan untuk Investasi, THR Disarankan untuk Tiga Hal Ini

    3. Berzakat dan bersedekah

    Zakat merupakan kewajiban bagi umat muslim. Sisihkan uang THR untuk membayar zakat harta dan bersedekah. Jangan sampai uang dihabiskan untuk berbelanja, namun kewajiban sebagai umat beragama terabaikan.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.