Kapan Saat yang Tepat Bawa Anak ke Dokter Gigi Pertama Kali?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak bergigi ompong. Shutterstock

    Ilustrasi anak bergigi ompong. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Umumnya Anda membawa anak ke dokter gigi ketika mendapatkan masalah, misalnya saat sakit gigi atau gigi goyang. Padahal, para ahli menyarankan sebaiknya kunjungan ke dokter gigi dilakukan sejak duni secara rutin, jangan tunggu anak sakit gigi. Jadi, kapan sebaiknya dimulai?

    Baca juga: Tip Menjaga Kesehatan Gigi Anak, Hindari Makanan dan Minuman Ini

    American Academy of Pediatric Dentistry menyarankan Anda membawa anak ke dokter gigi untuk pertama kali begitu gigi bayi muncul. Umumnya, kemunculan pertama gigi bayi adalah di usia enam bulan hingga satu tahun. Usia ini merupakan masa terbaik untuk mengajarkan anak menjaga kesehatan gigi. Jangan tunggu gigi anak lengkap.

    Karena gigi yang muncul baru satu atau dua, apa yang bisa dilakukan dokter gigi? Dikutip dari Times of India, biasanya dokter gigi akan memeriksa pertumbuhan dan perkembangan gigi. Pemeriksaan meliputi tanda-tanda rongga gigi dan mencegahnya.

    Kunjungan pertama juga termasuk berbagi informasi tentang teknik menyikat gigi pada anak dan upaya-upaya untuk mencegah karies. Misalnya, menyikat gigi setidaknya dua kali sehari, jangan beri mereka minuman manis.

    Anda perlu memberi perhatian lebih ketika anak memiliki kemungkinan mengalami gigi rusak, misalnya riwayat gigi berlubang pada keluarga atau kebiasaan minum susu menggunakan botol saat tidur.

    Baca jugaMakanan Wajib Buat Ibu Hamil Agar Benih Gigi Janin Bagus

    Selain masalah gigi, membawa bayi lebih awal ke dokter juga membantu anak berbicara dengan jelas dan mengunyah secara alami sejak awal. Ini juga melatih anak untuk terbiasa dengan dokter gigi sejak awal. Jadi, ketika ada masalah gigi ketika beranjak besar, mereka tidak perlu takut lagi.

    TIMES OF INDIA | WHAT TO EXPECT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.