Bawang Merah Bisa Jaga Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Suka?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bawang merah. shutterstock.com

    Ilustrasi bawang merah. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa orang mungkin tidak suka mengonsumsi bawang merah karena aroma yang mencolok ataupun rasanya yang tetap tertinggal di mulut. Terlepas dari hal itu bawang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

    Baca: Benarkah Memasukkan Bawang ke Kaus Kaki Bisa Menyembuhkan Flu?

    Bawang diperkaya dengan banyak kandungan nutrisi seperti serat, zat besi, protein, kalsium dan lainnya. Berikut ini adalah beberapa manfaat bawang menurut artikel yang dikutip dari Boldsky, Sabtu 08 Juni 2019.

    1. Meningkatkan kesehatan jantung
    Bawang mengandung flavonoid yang melawan peradangan, menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida, sehingga berkontribusi terhadap kesehatan jantung. Quercetin, antioksidan yang ditemukan dalam bawang, menurunkan risiko penyakit jantung dan menurunkan tekanan darah tinggi. Menurut Pusat Medis Universitas Maryland, Quercetin dalam bawang mencegah penumpukan plak di arteri.

    2. Menurunkan kadar gula darah
    Bawang diketahui menurunkan kadar gula darah karena senyawa belerang dan quercetin. Sebuah studi tahun 2014 menunjukkan bahwa pasien dengan diabetes tipe 2 memiliki enzim hati normal dan kadar glikemik rendah ketika mereka makan bawang irisan.

    3. Menyehatkan pencernaan
    Bawang mengandung sejenis serat larut yang disebut oligofructose, yang bertindak sebagai sumber makanan bagi bakteri menguntungkan di usus. Serat ini ketika dikonsumsi membantu tubuh Anda mempertahankan tingkat bakteri sehat yang baik. Bawang mencegah diare dan sembelit sehingga meningkatkan pencernaan yang sehat.

    4. Mencegah kanker
    Bawang merah adalah yang paling umum dan efektif dalam menghancurkan sel-sel kanker payudara dan usus besar. Mereka mengandung tingkat quercetin dan anthocyanin yang tinggi - dua senyawa yang memicu sel kanker untuk bunuh diri. Senyawa ini membuat lingkungan tidak menguntungkan untuk sel kanker dan ini akan mengakibatkan menghentikan pertumbuhannya.

    5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
    Bawang mengandung vitamin C yang memperkuat sistem kekebalan tubuh dan merangsang fungsi kekebalan tubuh. Selain itu, polifenol dalam bawang bekerja sebagai antioksidan, yang membantu melindungi tubuh terhadap radikal bebas.

    6. Mempertahankan kepadatan tulang
    Sebuah studi penelitian menunjukkan bahwa bawang meningkatkan kepadatan tulang pada perempuan yang sedang mengalami atau telah menyelesaikan menopause. Perempuan yang makan bawang lebih sering memiliki risiko patah tulang pinggul 20 persen lebih rendah daripada mereka yang tidak pernah makan bawang.

    7. Mencegah sakit maag
    Quercetin dalam bawang memiliki potensi untuk memerangi bakteri berbahaya seperti Escherichia coli (E. coli), Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus (S. aureus) dan Bacillus cereus. Jenis-jenis bakteri ini terkait dengan borok lambung dan kanker pencernaan tertentu.

    Baca: Bawang Merah Melindungi Organ Tubuh hingga Mencegah Kanker

    8. Lindungi mata
    Bawang merah mengandung belerang yang baik untuk mata. Ini meningkatkan kesehatan mata dengan merangsang produksi protein bernama glutathione, yang bertindak sebagai antioksidan. Hal ini dapat mengurangi risiko penyakit mata seperti glaukoma, katarak, dan degenerasi makula. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa jus bawang menyembuhkan konjungtivitis dan blepharitis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.