George Toisutta Meninggal Karena Kanker Usus, Awas Gejalanya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jenderal TNI (Purn) George Toisutta. twitter.com/Nurmantyo_Gatot

    Jenderal TNI (Purn) George Toisutta. twitter.com/Nurmantyo_Gatot

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) George Toisutta meninggal pada Rabu, 12 Juni 2019 karena kanker usus. Penyakit ini jelas bisa menyerang siapa saja. Bahkan, data Riskesdas pada tahun 2018 menyebutkan bahwa penyakit ini menjadi kanker penyebab kematian kedua bagi pria dan ketiga bagi wanita.

    Baca: Satpam Komplek Kenang George Toisutta Ramah tapi Benci Rokok

    Dikutip dari Mayo Clinic, kanker usus menyerang rektum atau usus besar, yaitu bagian akhir saluran pencernaan. Sebagian besar penyakit ini dimulai dari sel kecil yang tidak bersifat kanker, yang disebut polip adenomatosa. Tak semua polip berkembang menjadi kanker. Kalaupun berubah menjadi kanker, perubahan itu membutuhkan waktu sekitar 10-15 tahun.

    Penyebab kanker usus sendiri belum diketahui secara pasti. Namun para ahli menyebut bahwa penyakit ini muncul karena kerusakan sel DNA yang menyebabkan mutasi genetik. Sebagian kecil kerusakan sel DNA ini diturunkan dalam keluarga. Namun, sebagian besar berkembang selama kehidupan seseorang, umumnya karena faktor lingkungan atau gaya hidup.

    Di tahap awal pertumbuhannya, kanker usus umumnya tidak menimbulkan gejala apa pun. Ketika gejala itu mulai muncul, tanda-tanda yang ditimbulkan beragam, tergantung ukuran dan lokasi kanker tersebut.

    Baca: Mantan KSAD George Toisutta Tutup Usia

    Umumnya gejala yang muncul antara lain perubahan kebiasaan buang air besar, bisa berupa diare atau sembelit, yang berlangsung lebih dari empat minggu. Lalu, pendarahan dubur atau darah di tinja, ketidaknyamanan perut yang persisten, seperti kram, gas, atau nyeri. Gejala lainnya adalah perasaan usus tidak pernah kosong sepenuhnya, kelelahan, dan penurunan berat badan tanpa penyebab pasti.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | ANDITA RAHMA | MAYOCLINIC | EVERYDAYHEALTH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.