Unik, Sepatu Ini Terbuat dari Sampah Plastik di Laut

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adidas Alphabounce+ Parley (adidas.com)

    Adidas Alphabounce+ Parley (adidas.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Adidas merilis sepatu Alphabounce+ yang merupakan hasil kolaborasi dengan Parley. Uniknya, sepatu hitam ini terbuat dari sampah plastik daur ulang yang diambil dari laut. Koleksi ramah lingkungan ini dibuat untuk mengurangi sampah di laut.

    Baca juga: Sepatu Nike Air Jordan 1 Didesain Bertema Indomie, Berminat?

    Meski terbuat dari bahan daur ulang, Adidas mengklaim koleksi ini tidak mengesampingkan aspek performa.  Sepatu yang terdiri dari Parley 4KRFT Shorts untuk pria dan Parley Believe This Tight untuk perempuan, keduanya memiliki bahan dasar 75 persen sampah plastik yang didaur ulang.

    Alphabounce+ Parley didesain dengan dukungan dan kenyamanan maksimum, serta tuned forging, sistem tali las dan rasa pas di kaki yang telah dioptimalkan.

    Parley Pro-Dye juga digunakan dalam proses produksi guna memberikan efek estetika tambahan dalam mengkreasikan pola material yang unik di setiap produk.

    "Kami berharap, Adidas melalui produk dan kegiatan yang dihadirkan, dapat menginspirasi dan menyalurkan semangat untuk menekuni pola hidup sehat serta peduli dengan aspek keberlangsungan lingkungan melalui cara sesederhana apapun yang dapat dilakukan," kata Ivon Liesmana, Senior Manager Brand Activation Adidas Indonesia dalam keterangan resmi yang diterima Rabu, 19 Juni 2019.

    Bertepatan dengan diluncurkannya Alphabounce+ Parley, diselenggarakan juga kampanye Run For The Oceans secara global, di mana Adidas mengajak pencinta lari untuk ikut berkontribusi dalam menyelamatkan laun melalui Digital Run.

    Baca juga: Jakarta Sneaker Day, Ada Sepatu Nike Berlogo Bodrex

    Dalam setiap 1 kilometer lari yang tercatat di aplikasi Runtastic, akan diubah menjadi 1 dolar dan total keseluruhannya akan diberikan kepada Parley Ocean Plastic Program yang memberikan pembinaan pada generasi muda di seluruh dunia terutama yang tinggal di kawasan pesisir.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.