Makan Pelan-pelan Bisa Menurunkan Berat Badan, Percaya?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi pria makan nabati atau sayur  atau jagung (pixabay.com)

    ilustrasi pria makan nabati atau sayur atau jagung (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda sedang berusaha menurunkan berat badan? Cobalah mengunyah makanan perlahan. Konon, makan berlahan dapat menurunkan berat badan. Percaya?

    Baca juga: Daftar Makanan ala Cina yang bisa Bikin Diet Gagal

    Mengunyah makan secara perlahan akan membantu penyerapan nutrisi yang lebih baik, tingkat stress berkurang, dan pencernaan lebih lancar, demikian dilansir Medical Daily, Rabu, 19 Juni 2019.

    Dalam sebuah penelitian di Iowa Amerika Serikat, sebanyak 45 orang dewasa dengan berat badan normal dan obesitas dilibatkan dalam uji klinis acak.

    Para peneliti lalu meminta mereka pertama kali mengunyah pizza saat makan siang dengan tingkatan berbeda-beda, 100 persen, 150 persen, dan 200 persen.

    Partisipan yang mengunyah makanan pada tingkat 150 persen dan 200 persen, asupan makanan yang masuk pencernaan mereka turun masing-masing sebesar 9,5 persen dan 14,8 persen.

    Dalam studi lain yang bertujuan menyelidiki efek mengunyah pada keseimbangan hormon dan tingkat energi, mengunyah lebih banyak menyebabkan penurunan tingkat energi dan penurunan kadar ghrelin.

    Setelah Anda mencerna makanan, hormon ghrelin ditekan karena otak menerima sinyal perut penuh sehingga mengurangi nafsu makan.

    Di sisi lain, ada penelitian yang dilakukan peneliti dari School of Public Health in Harbin Medical University, China yang melibatkan 16 pria kurus dan 14 pria gemuk.

    Mereka menemukan, mengunyah yang lambat memberi otak waktu yang cukup untuk memproses informasi makanan telah dikonsumsi.

    Baca juga: Ingin Menaikkan Berat Badan? 8 Makanan Ini Bisa Membantu

    Penurunan berat badan dipicu mengunyah secara perlahan karena otak menerima sinyal sementara bagian tubuh yang berbeda berkoordinasi untuk meredam rasa lapar.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.