Plus-Minus Cat Rambut Alami Menurut Penata Rambut

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi pria dengan rambut diwarnai. foto: esquire.com

    ilustrasi pria dengan rambut diwarnai. foto: esquire.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika mewarnai rambut, Anda dihadapkan pada banyak pilihan. Bukan hanya soal warna dan merek, tapi juga bahan utamanya. Ada yang berbagan organik, ada juga yang berbahan kimia, mana yang sebaiknya Anda pilih? 

    Baca juga: Awas, Sering Mengecat Rambut Bisa Sebabkan Kanker dan Asma

    Para pakar kecantikan rambut menyebut tidak ada yang namanya cat rambut organik atau cat rambut alami. Harper's Bazaar mengutip stylist Michael Bowman dan ahli mewarnai rambut dari New York Stephanie Brown pada Rabu, 19 Juni 2019, bahwa pewarna rambut yang sepenuhnya organik tidak ada.

    "Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami namun agar bisa ampuh mewarnai rambut ya tetap harus menggunakan proses kimiawi," kata Michael Bowman.

    Sementara Stephanie Brown mengatakan pewarna rambut yang 100 persen alami cuma dari tumbuh-tumbuhan dan beberapa merek henna. "Cat rambut wajib mengandung bahan kimia supaya bisa berfungsi dengan baik," katanya.

    Brown mengingatkan jika memilih cat rambut berbahan tumbuhan atau henna, maka proses pewarnaan akan memakan waktu yang lebih lama dan khusus henna, bisa memberi efek kering pada rambut.

    Jika ingin warna rambut awet maka harus pakai cat rambut yang mengandung kimia. "Beberapa cat rambut yang berbahan alami, warnanya hanya akan bertahan selama lima hingga tujuh kali keramas. Pewarna alami ini kemudian hanya akan mengendap, tidak mengangkat warna rambut apalagi memberi efek berkilau," kata Bowman menambahkan.

    Bowman dan Brown sepakat bahwa pewarna rambut masih benar-benar aman walaupun tidak 100 persen alami atau bersertifikat organik.

    Brown mengatakan bahwa semua produk pewarnaan rambut di pasaran saat ini sudah disetujui oleh badan pengawas obat dan makanan AS, termasuk peringatan tentang potensi adanya reaksi alergi.

    Baca juga: Mewarnai Rambut Tidak Harus Bleaching, Ini Alasannya

    Bowman merekomendasikan untuk mempelajari lagi apakah perusahaan pembuat cat rambut yang akan Anda gunakan punya aturan yang memproduksi cat ramah lingkungan dan aman untuk digunakan.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.