Benarkah Belajar Dua Bahasa Membuat Anak Terlambat Bicara?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang tua atau ibu menemani anaknya belajar. shutterstock.com

    Ilustrasi orang tua atau ibu menemani anaknya belajar. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang tua yang memilih langsung mengajarkan dua bahasa atau bilingual kepada anaknya. Tapi muncul kekhawatiran hal itu akan membuat anak terlambat bicara. 

    Baca juga: Ponsel Pintar Bisa Membuat Anak Stres dan Cemas

    Tapi Anda bisa bernapas lega. Sebab, mengajarkan dua bahasa sekaligus tidak menghambat proses agar anak cepat bicara. Sebenarnya kecepatan anak dalam berbicara pada anak yang hanya mempelajari satu bahasa dan dua bahasa tidak ada bedanya. Orangtua yang ingin agar anak cepat bicara dalam dua bahasa dapat menerapkan tips yang serupa.

    Bila Anda ingin anak cepat memahami kedua bahasa tersebut, Anda dapat melakukan tiga trik berikut. Pertama, memberikan kosakata baru dalam kedua bahasa tersebut. Kedua, rajinlah mengulangi dan melengkapi kalimat anak yang tidak sempurna. Ketika, usahakan berbicara secara bilingual. 

    Tiga tahun pertama kehidupan anak adalah masa yang tepat untuk mengembangkan kemampuannya berbicara. Di usia tersebut, anak lebih mudah belajar bahasa. 

    Hal yang perlu Anda ketahui, setiap anak memiliki perkembangan bahasa yang berbeda, tetapi secara umum, anak akan mengikuti masa-masa perkembangan bahasa secara alami.

    Pada awalnya, anak berkomunikasi melalui tangisan. Setelah itu, anak akan mulai mengenali suara-suara penting di sekitarnya, seperti suara dari ibunya. Lama-kelamaan anak akan mulai mengatur suara-suara untuk dapat membentuk kata-kata.

    Baca juga: Kecanduan Ponsel Bikin Anak Malas Membaca

    Saat anak berusia satu tahun, anak akan lebih cenderung berkomunikasi menggunakan gerakan, seperti menunjuk benda-benda tertentu, dan sebagainya. Gerakan yang dilakukan anak dapat menjadi salah satu sarana untuk mendorong agar anak cepat bicara.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.