Agar Cepat Sembuh Setelah Sunat, Lakukan 3 Hal Berikut

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi Sunat

    ilustrasi Sunat

    TEMPO.CO, Jakarta - Jika anak Anda baru melakukan sunat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mendukung masa penyembuhan. Dokter spesialis bedah anak Yessi Eldiyani dari RS Pondok Indah, Bintaro Jaya mengatakan pasien seringkali mengalami sejumlah reaksi setelah disunat. Reaksi itu bersifat jangka pendek dan tidak membahayakan. "Hal ini tidak perlu dikhawatirkan, seperti rasa ngilu pada kepala penis yang baru dikhitan," kata Yessi dalam keterangan resmi, Rabu 26 Juni 2019.

    Baca: Tidak Semua Pria Boleh Disunat, Ini Kondisi yang Menyebabkannya

    Rasa ngilu itu terjadi karena kepala penis lebih sensitif terhadap sentuhan atau kontak dengan celana dalam. Rasa ngilu akan berangsur-angsur berkurang dalam waktu dua hingga empat pekan.

    Ada tiga hal yang harus dilakukan agar anak merasa nyaman setelah disunat.

    1. Pakai celana dalam longgar
    Setelah dikhitan, berikan anak celana dalam yang lebih longgar. Jika perlu, berikan celana dalam sunat yang dibuat agar luka setelah sunat terlindungi dari gesekan-gesekan pada kain.

    2. Keringkan setelah buang air kecil
    Jangan lupa membersihkan sisa air dengan tisu atau kasa setiap selesai buang air kecil, terutama pada tiga hari pertama setelah disunat.

    Baca: Kapan Anak Harus Disunat? Intip 3 Indikasi yang Perlu Diketahui

    3. Hindari aktivitas naik sepeda
    Anak yang biasanya aktif bermain sepeda sebaiknya dibujuk untuk beristirahat, setidaknya sepekan. Aktivitas fisik seperti bersepeda bisa membuat luka khitan bergesekan dengan sadel. Selain naik sepeda, hindari juga naik motor atau menunggang kuda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.