Balita Boleh Bermain Gawai Satu Jam per Hari, Ini Aturannya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak bermain gawai (pixabay.com)

    Ilustrasi anak bermain gawai (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak di bawah usia lima tahun alias balita diperbolehkan bermain gawai asalkan durasinya tidak boleh lebih dari satu jam. Selain itu, durasi satu jam tidak diberlakukan sekaligus, melainkan dibagi menjadi beberapa kali. 

    Baca juga: Gawai Seharusnya Mempererat Keluarga, Bukan Menjauhkan

    Hal itu diungkapkan dokter Spesialis Anak dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Soedjatmiko, "Studi menujukkan satu jam (memainkan gawai) untuk anak di bawah usia lima tahun. Tetapi sebaiknya dibagi waktunya, misalnya pagi 15 menit, siang 20 menit, lalu malam hari," kata Soedjatmiko di Bogor, Jumat.

    Mengutip American Academy of Pediatrics, Soedjatmiko mengatakan tidak ada dampak negatif secara medis jika anak memainkan gawai kurang dari sejam per hari.

    Dalam penelitian dengan objek tikus itu, bahaya radiasi gawai terutama ponsel terjadi pada tikus yang terpapar gawai selama sembilan jam per hari, tujuh hari dalam seminggu, selama dua tahun.

    Selain memperhatikan durasi, Soedjatmiko juga menyarankan orang tua agar menemani anak mereka saat memainkan gawai.

    Baca juga: Anak Kecanduan Bermain Gawai, Awas Rabun Jauh Mengintai

    "Anak boleh bermain dengan gawainya, asal interaktif. Jangan biarkan anak bermain sendirian. Sebaiknya, awasi jangan sampai bermain gawai sampai interaksi sosial rendah," katanya.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.