Cegah Heat Stroke saat Naik Haji, Pilih Pakaian dan Cukup Minum

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Ibadah Haji. Getty Images

    Ilustrasi Ibadah Haji. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Gelombang panas yang diperkirakan menerjang beberapa daerah di Arab Saudi mulai Rabu, 3 Juli 2019, akan berdampak pada petugas dan jemaah haji. Suhu udara di beberapa daerah akan mencapai 50 derajat Celcius dan akan melampaui rekor tertinggi di beberapa bagian negara tujuan jemaah haji. Tingginya suhu udara menimbulkan risiko heat stroke atau stroke panas. 

    Baca juga: Gelombang Panas Jelang Musim Haji, Waspada Heat Stroke

    Heat stroke yang berisiko tinggi dialami lansia ini bisa menyebabkan kerusakan di otak dan organ tubuh lainnya. Akibatnya bisa fatal, mulai dari cacat permanen bahkan kematian.

    Tapi, para Jemaah haji bisa mencegah kondisi ini dengan persiapan yang cukup. Dikutip dari Health Line dan Web MD, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah heat stroke.

    1. Pakaian

    Kenakan pakaian yang ringan, berwarna muda, longgar, dan topi lebar. Ini memungkinkan tubuh mendapatkan sirkulasi udara yang baik sehingga lebih dingin.

    2. Minum cukup

    Suhu udara panas membuat tubuh mudah berkeringat. Karena itu, pastikan cairan tubuh mencukupi untuk cegah dehidrasi. Umumnya disarankan minum setidaknya delapan gelas per hari. Tidak harus air putih, Anda bisa meminum jus buah atau sayuran. Tapi, dalam kondisi suhu panas, kebutuhan cairan bisa lebih dari delapan gelas, tergantung aktivitas dan berat tubuh seseorang.

    3. Tabir surya

    Tabir surya memberikan perlindungan terhadap efek buruk sinar matahari. Disarankan menggunakan yang memiliki faktor perlindungan matahari atau SPF 30 atau lebih.

    4. Jangan tinggal di mobil

    Jangan berdiam diri di mobil meskipun sedang diparkir di tempat teduh. Mobil yang tertutup rapat bisa menaikkan suhu udara hingga 7 derajat Celsius dalam 10 menit.

    Baca juga: Agar Tubuh Jemaah Haji Tetap Fit, Lakukan Ini Saat Penerbangan

    5. Pilih waktu beraktivitas

    Selama suhu panas, usahakan menghindari banyak aktivitas luar ruangan antara pukul 11 pagi hingga 3 sore. Tapi jika Anda harus tetap melakukan aktivitas di jam-jam tersebut, misalnya karena harus menjalankan salah satu rukun haji, tingkatkan asupan cairan dan sering-seringlah beristirahat di tempat teduh.

    HEALTH LINE | WEB MD | SAUDI GAZETTE | RIDWAN KUSUMA AL-AZIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.