Jadi Pengusaha Kuliner, Ini Tantangan Besar Gibran Rakabuming

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gibran Rakabuming kembali kustom motor, kali ini berbasis Royal Enfield 500 yang ia kustom di Katros Garage bergaya Bobber. Akun instagram Katros Garage mengunggah foto Gibran bersama motor Royal Enfield yang sudah dimodifikasi pada Selasa, 17 Juni 2018. instagram.com/shitlicious

    Gibran Rakabuming kembali kustom motor, kali ini berbasis Royal Enfield 500 yang ia kustom di Katros Garage bergaya Bobber. Akun instagram Katros Garage mengunggah foto Gibran bersama motor Royal Enfield yang sudah dimodifikasi pada Selasa, 17 Juni 2018. instagram.com/shitlicious

    TEMPO.CO, Jakarta - Berbisnis kuliner di dalam negeri memberikan banyak tantangan yang harus dilalui oleh pengusaha lokal, apalagi saat ini produk makanan dan minuman dari luar negeri semakin marak ditemui. Salah satu tantangan bagi pengusaha kuliner Gibran Rakabuming ialah produk luar negeri yang marak di dalam negeri dan digandrungi para milenial.

    Baca: Balasan Mematikan Gibran Rakabuming kepada Kaesang Pangarep

    "Tahun ini kan banyak banget brand luar yang masuk. Apalagi pola pikir anak sekarang maunya brand dari luar," kata Gibran Rakabuming di sela peresmian kedai terbarunya Goola di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Pacific Place, Jakarta, Jumat 5 Juli 2019.

    Maka itu, lanjut dia, salah satu cara untuk memperkenalkan produk lokal dengan membuka outlet di mal-mal di pusat kota. Goola menghadirkan 22 ragam kreasi minuman khas Nusantara dengan menggunakan bahan 100 persen Indonesia yang dikemas secara kekinian. "Ragam menu minuman berasal dari Sabang hingga Merauke dan topping seperti authentic coconut foam yang siap bersaing dengan tren minuman dari luar yang sedang merajalela," kata Gibran.

    Baca: Gibran Jokowi Unggah Video, Ganti Balas Kejailan Kaesang Pangarep

     

    Ia menambahkan, mal merupakan salah satu lokasi yang strategis yang mudah digapai dan dikonsumsi oleh masyarakat. "Tujuan utama kami adalah untuk menjadi pencetus kebangkitan minuman nasional Indonesia yang mampu bersaing di kancah internasional," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.