Futsal untuk Kecerdasan, Ini Frekuensi dan Durasi yang Tepat

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Futsal. (sussexfa.com)

    Ilustrasi Futsal. (sussexfa.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Olahraga futsal kini menjadi salah satu olahraga favorit para remaja di kota-kota besar. Ternyata tidak hanya bikin sehat, futsal juga bisa meningkatkan kecerdasan otak remaja. 

    Baca juga: Remaja Malas Gerak, Ini Tips Ajak Teman untuk Ikut Olahraga

    Hal itu terungkap dalam penelitian Dr dr Jajat Darajat Kusumah Negara Sp.Pd M.Kes AIFO dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Hasil penelitian itu dipaparkan saat promosi doktornya di Gedung IMERI FKUI Jakarta, Rabu, 10 Juli 2019. Menurut Jajat, melakukan aktivitas ini tiga kali seminggu dengan durasi 60 menit dapat meningkatkan fungsi kognitif remaja.

    Fungsi kognitif yang diketahui meningkat dari regenerasi saraf otak (neuroplastisitas) berdampak pada peningkatan atensi, fungsi eksekutif, kontrol diri, memori, dan rasa percaya diri remaja.

    Selain itu olahraga futsal juga menstimulasi remaja untuk berpikir kritis dan kreatif, yang dilakukan saat variasi gerak di kala berolahraga.

    Jajat menyebutkan, olahraga futsal mengandung gerakan yang sangat kompleks dan itu berdampak pada neurotransmitters serta protein BDNF yang secara struktural memengaruhi fungsi kognitif. Protein BDNF atau Brain Derived Neurotrophic Factor berperan dalam pembelajaran, memori, dan kesehatan mental seseorang.

    "Rangsangan gerakan tadi yang dilakukan bertubi-tubi, kompleks dan cepat, diharapkan berdampak fungsional dari neuroplastisitas yang berdampak pada atensi dan memori," kata Jajat.

    Dalam penelitiannya, Jajat juga mengobservasi pada remaja yang berolahraga futsal dalam waktu satu kali seminggu dan lima kali seminggu. Namun efek peningkatan fungsi kognitif tidak didapatkan pada remaja yang berolahraga dengan ritme satu dan lima kali dalam seminggu.

    Pada remaja yang hanya berolahraga futsal satu kali seminggu kurang cukup untuk merangsang neuroplastisitas. Sementara bagi anak yang berolahraga lima kali seminggu malah meningkatkan stres fisik dan kadar MDA yang berkaitan dengan radikal bebas.

    Baca juga: Ajak Remaja Hidup Lebih Sehat, Biasakan dengan Olahraga Lari

    Selain itu olahraga futsal yang dilakukan setiap tiga kali dan lima kali seminggu dapat meningkatkan kebugaran jasmani, namun bagi yang melakukannya hanya satu kali seminggu tidak akan berdampak.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.