Ingin tetap Sehat Meski Kurang Tidur? Tompi Lakukan Kiat Ini

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter Tompi. Instagram

    Dokter Tompi. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai seorang dokter dan musikus, tentu jam terbang Teuku Adifitrian atau yang lebih akrab disapa Tompi sangatlah tinggi. Saat ditemui TEMPO.CO dalam acara ZAP Media Gathering, ia mengaku hanya tidur empat hingga lima jam sehari.

    Baca juga: Tompi Cari 2 Wanita yang Bertengkar di MRT, Tenang Usai Dipeluk

    “Saya tidurnya memang kurang baik dan tidak patut dicontoh. Karena pagi, sekitar jam 5 sudah bangun dan persiapan ke klinik. Pulang bisa sekitar jam 12 malam,” katanya di Jakarta pada Kamis, 11 Juli 2019.

    Meski demikian, Tompi terlihat selalu sehat dan jarang diketahui sakit. Lantas, apa rahasia di balik kebugarannya itu? Rupanya ia menjaga pola makan yang lebih sehat. Ia menghindari banyak mengkonsumsi karbohidrat, lemak, serta gula.

    “Makanan seperti gorengan begitu sudah tidak lagi. Lebih pilih yang sehat seperti buah dan sayuran. Karena umur semakin tua, cara untuk sehatnya ya dengan makan yang sehat juga,” katanya.

    Selain itu, Tompi juga menyempatkan diri untuk berolahraga setidaknya satu minggu sekali. Ia memilih lari pagi atau treadmill di rumah. Namun apabila jadwalnya terlalu padat sehingga aktivitas fisik tidak dapat dikerjakannya, Tompi pun memilih untuk banyak mengonsumsi suplemen dan vitamin.

    “Ini bisa berbentuk pil yang langsung diminum atau infus sih biasanya,” katanya.

    Terakhir, ia juga gemar pergi ke panti pijat untuk refleksi. Setidaknya satu bulan sekali, Tompi akan menyempatkan diri untuk relaksasi. Sebab dengan aktivitas yang padat, tak jarang badannya menjadi kaku sehingga aliran darah tidak lancar.

    Baca juga: Jurus Glenn Fredly dan Tompi Tenangkan Emak-emak Cekcok di MRT

    “Umur kan tidak bisa bohong. Dengan jadwal yang padat memang sering pegal. Jadi refleksi saja yang murah, cepat dan efektif,” katanya.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.