Malas Olahraga dan 4 Aktivitas Ini Sebabkan Gangguan di Telinga

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pemeriksaan telinga. shutterstock.com

    Ilustrasi pemeriksaan telinga. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Gangguan pendengaran sering dikaitkan dengan alasan pertambahan usia dan penggunaan obat-obatan tertentu. Namun rupanya, aktivitas sehari-hari pun juga dipercaya menyumbang masalah di telinga Anda. Sebagai bentuk kewaspadaan, situs Web MD dan Health Line pun menjabarkan beberapa aktivitas yang harus dihindari itu.

    Menggunakan earphone terlalu lama dan kencang
    Organisasi Kesehatan Dunia telah menghimbau masyarakat untuk menyepakati sistem 60:60. Ini berarti, Anda hanya diperbolehkan untuk menggunakan earphone selama 60 menit dengan volume maksimal 60 persen. Sebab menurut berbagai penelitian, apabila dilakukan lebih dari yang telah disarankan, akan berdampak buruk pada kesehatan indera pendengar Anda.

    Tidak menggunakan pelindung saat bekerja
    Beberapa pekerjaan seperti di industri musik atau manufaktur sangat dianjurkan untuk menggunakan pelindung telinga. Ini dapat berupa headphone atau kapas telinga. Sebab, pekerjaan tersebut sangat rentan merusak pendengaran lantaran suara yang diciptakannya terlalu bising dan mengganggu.

    Malas berolahraga
    Olahraga sangat berhubungan erat dengan pendengaran. Bagi Anda yang malas berolahraga, kemungkinan untuk obesitas pun tinggi. Dengan demikian, ini akan berpengaruh pada kondisi kronis seperti diabetes dan penyakit jantung. Sayangnya, kedua hal ini bisa mempengaruhi sistem peredaran darah dan aliran darah, yang pada gilirannya dapat merusak pendengaran Anda.

    Merokok
    Tentu sudah tidak asing lagi bagi kita bahwa rokok dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Rupanya, salah satunya ialah gangguan pendengaran. Sebab, menurut American Lung Association, satu batang rokok yang terbakar membuat Anda terkena lebih dari 7.000 bahan kimia. Dan beberapa dari bahan kimia ini disebut mampu merusak mekanisme kecil telinga atau saraf yang menafsirkan suara.

    Suka minum minuman keras
    Mengkonsumsi minuman keras rupanya juga bisa merusak pendengaran Anda. Dalam hal ini, satu gelas anggur memang tidak akan menyebabkan masalah. Namun, tiga hingga empat gelas seharinya lah yang dapat mempengaruhi otak Anda. Dimana dalam hal ini, perubahan di otak juga dapat menyebabkan kerusakan pada telinga bagian dalam.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | WEBMD | HEALTHLINE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.