4 Pertanyaan saat Wawancara Kerja Ini Bikin Pewawancara Terkesan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita sedang wawancara kerja. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita sedang wawancara kerja. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat wawancara kerja, rasanya hampir semua orang menjawab pertanyaan dari pewawancara daripada bertanya. Padahal, bertanya merupakan hal yang diyakini sebagai bukti bahwa Anda benar-benar tertarik pada pekerjaan itu.

    Meski demikian, jenis pertanyaan pun tidak bisa sembarangan. Melansir dari Times of India dan Big Interview, berikut adalah beberapa pertanyaan cerdas yang dapat diberikan sebagai nilai tambah untuk pewawancara saat wawancara kerja.

    #Harapan seperti apa yang Anda ingin dari saya selama enam bulan ke depan?
    Dengan mengajukan pertanyaan seperti ini, Anda akan mendapatkan gambaran tentang apa saja yang harus diselesaikan pada bulan-bulan awal sehingga pewawancara melihat bahwa Anda siap belajar untuk memberikan yang terbaik selama masa itu. Apabila kurang jelas, Anda boleh bertanya lagi seputar siapa yang akan membimbing dan kekhawatiran apa yang dihadapi agar perusahaan dengan cepat membantu.

    #Apa yang harus dilakukan untuk bisa memberikan hasil yang baik bagi perusahaan?
    Pertanyaan ini sangat baik sebab Anda tidak bisa menemukan jawabannya pada deskripsi atau uraian pekerjaan di lembar lamaran. Sebaliknya, dengan bertanya seperti ini, pewawancara dapat memberi jawaban yang baik dan pasti. Mereka juga akan melihat keinginan terbesar untuk memenuhi visi dan misi perusahaan. 

    Ilustrasi pria dan wawancara kerja. Shutterstock

    #Bagaimana cara kerja bersama tim di perusahaan ini?
    Dengan menanyakan hal ini, Anda pun bisa belajar mengenai bagaimana kultur kerja di perusahaan baru. Jika mereka ada tim yang formal, dengan pakaian dan diskusi yang tegang, Anda harus mempersiapkan diri dalam menjalankannya, begitu pula sebaliknya. Nilai positif yang bisa dilihat pewawancara tentu kesiapan untuk beradaptasi dengan suasana baru.

    #Siapakah yang perusahaan anggap sebagai kompetitor terbesar?
    Saat bertanya mengenai hal ini, Anda pun akan memiliki pandangan terhadap bagaimana perusahaan lain mencapai kesuksesan. Anda juga bisa belajar dan mencari celah agar perusahaan yang menerima bisa sama atau bahkan lebih dari perusahaan kompetitor. Dengan demikian, pewawancara akan menyadari bahwa Anda memiliki daya juang yang tinggi untuk keberhasilan perusahaan. Lebih dari itu, mereka juga akan merasa beruntung dengan kehadiran Anda. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.