Yang Wajib Diperhatikan Pemotor kala Touring Jarak Jauh

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta Turing Kemerdekaan Tempo yang didominasi pengguna Yamaha Nmax berangkat menuju Bali, Senin, 12 Agustus 2019. Peserta dilepas dari Kantor Tempo di Jalan Palmerah Barat Nomor 8, Jakarta. (TEMPO)

    Peserta Turing Kemerdekaan Tempo yang didominasi pengguna Yamaha Nmax berangkat menuju Bali, Senin, 12 Agustus 2019. Peserta dilepas dari Kantor Tempo di Jalan Palmerah Barat Nomor 8, Jakarta. (TEMPO)

    TEMPO.CO, Jakarta - Komunitas sepeda motor Go Max Riders bersama dengan Tempo melangsungkan touring Jakarta-Bali dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-74. Sekitar 40 pengendaraberangkat dari gedung Tempo di kawasan Palmerah, Jakarta, pada 12 Agustus 2019 pukul 09.00 WIB.

    Apabila Anda adalah salah satu orang yang gemar berkendara jarak jauh seperti komunitas ini, berbagai hal tentu harus dipersiapkan dan diperhatikan. Ketua umum Go Max Riders, Anang Fauzi, pun menjabarkan beberapa di antaranya.

    Pertama, ini berhubungan dengan kondisi kendaraan. Menurutnya, pemeriksaan sebelum digunakan harus terlebih dahulu dilakukan.

    “Diwajibkan ke bengkel dulu. Dicek kualitas bannya bagaimana. Dilihat juga oli dan segala macamnya karena ini yang akan digunakan sampai tujuan. Jadi harus dalam kondisi oke,” katanya.

    Selanjutnya, atribut yang harus dilakukan juga harus lengkap. Ini meliputi helm, sarung tangan, jaket, kacamata hitam, masker, pakaian lengan panjang, dan sepatu proyek. Terkait hal ini, Anang mengatakan bahwa seluruhnya berguna untuk keselamatan pengendara. Selain itu, keinginan untuk menjadi panutan bagi masyarakat pun menjadi alasan lain.

    “Dari segi keselamatan, kita ingin meminimalisir debu, kulit yang belang, dan terutama kaki sebagai penopang kendaraan agar terlindung. Karena membawa baik baik diri sendiri dan komunitas, harus jadi panutan juga,” katanya.

    Terakhir, ia menggarisbawahi pentingnya istirahat dan minum air yang cukup sebab dalam touring jarak jauh, konsentrasi tinggi dengan waktu yang lama sangat dibutuhkan. Apabila pengendara kurang tidur, ini bisa membahayakan karena konsentrasi terganggu akibat mengantuk. “Sama dengan kurang air, oksigen ke otak jadi kurang. Nanti tidak fokus dan bisa mengakibatkan hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.