5 Barang yang Wajib Dibawa saat Touring Motor Jarak Jauh

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Tempo Inti Media, Herry Hernawan, melepas peserta Turing Kemerdekaan Tempo dengan rute Jakarta-Bali di kantor Tempo, Jakarta, 12 Agustus 2019. TEMPO/Fajar Januarta

    Direktur Tempo Inti Media, Herry Hernawan, melepas peserta Turing Kemerdekaan Tempo dengan rute Jakarta-Bali di kantor Tempo, Jakarta, 12 Agustus 2019. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekerja sama dengan Tempo, komunitas sepeda motor Go Max Riders melangsungkan touring Jakarta-Bali, dimuia Senin, 12 Agustus 2019, pukul 09.00 WIB. Acara ini dalam rangka menyambut Hari Kemerdekan RI ke-74. 

    Buat yang sering atau akan mulai melakukan hal serupa, berbagai hal harus dipersiapkan dan dibawa serta sebab ini akan berpengaruh pada perjalanan jarak jauh yang akan dilakukan. Barang-barang apa yang wajib dibawa dalam perjalanan itu? Ketua umum Go Max Riders, Anang Fauzi, menjabarkan lima di antaranya.

    #Jas hujan
    Jas hujan adalah hal terpenting sebab saat berkendara dengan jarak yang jauh sangat mungkin hujan turun. Agar perjalanan tidak terhambat dan sampai tepat waktu, Anang menyarankan membawa jas hujan.

    “Memaksakan terus berjalan tanpa pelindung saat hujan justru membahayakan pengendara. Jadi ini wajib dibawa,” katanya.

    #Pakaian ganti
    Layaknya touring yang dilakukan oleh komunitas Go Max Riders, perjalanan akan menempuh waktu sekitar lima hari. Pakaian ganti dan peralatan mandi harus dibawa serta, terlebih dengan polusi udara yang langsung dirasakan selama berkendara.

    “Enggak mungkin pakai baju yang sama terus. Pasti kena keringat dan polusi. Wajib ganti lah,” katanya.

    Ilustrasi botol minum (pixabay.com)

    #Botol air minum
    Botol berisikan air mineral harus ada di setiap kendaraan bermotor. Menurut Anang, mengendarai motor, khususnya saat pagi hingga sore hari, akan mengeluarkan banyak keringat. Apabila tidak diimbangi dengan konsumsi air yang cukup, pengendara akan mengalami dehidrasi.

    “Nanti fatal karena tidak fokus di jalan. Tetap harus minum banyak selama perjalanan,” katanya.

    #Peralatan motor
    Untuk menghindari kendaraan yang mogok ataupun kerusakan lain, Anang sangat menyarankan untuk membawa serta peralatan motor. Contohnya kunci-kunci dan busi. Walaupun berangkat di pagi hingga sore hari yang mungkin lebih sering menemukan bengkel, namun ini digunakan sebagai bentuk kewaspadaan.

    “Kalau mogok di malam hari atau pagi sampai sore tapi tidak ada bengkel terdekat kan kita bisa membetulkannya sendiri,” katanya.

    #Obat-obatan
    Membawa serta obat-obatan adalah imbauan lain dari Anang. Ia mengatakan bahwa setidaknya minyak kayu putih, krim untuk keseleo, cairan pereda masuk angin dan mual atau pusing pun harus dibawa sebab selama berkendara, seseorang mungkin saja mengalami masalah kesehatan.

    “Kalau kita sudah bawa, pas kurang enak badan bisa langsung diminum. Jadi tidak perlu mampir atau cari apotek,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.