Hindari Radang Usus Besar dengan Rajin Makan Kenari

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kacang Kenari. Dok: StockXpert

    Kacang Kenari. Dok: StockXpert

    TEMPO.CO, Jakarta - Mengonsumsi kenari (walnut) akan memberi perlindungan terhadap luka akibat radang usus besar, menurut sebuah penelitian dari UConn Health dan Texas A&M University. Seperti dilansir laman Eurekalert, perlindungan itu karena susunan kompleks senyawa phytochemical dalam kenari.

    Untuk sampai pada temuan itu, peneliti yang dipimpin Dr Daniel Rosenberg dan Masako Nakanishi dari Pusat Onkologi Molekuler di UConn Health, menilai efek suplementasi makanan kacang kenari pada tikus. Ketika tikus diberi kenari selama sekitar dua pekan, mereka menderita lebih sedikit cedera pada usus selama episode radang usus besar (kolitis ulserativa).

    Selain itu, perbaikan mukosa kolon tampaknya meningkat setelah memakan kenari. Meskipun tidak dapat ditentukan apakah usus yang telah dikondisikan menolak kerusakan ulserogenik awal, tingkat cedera pada tikus yang diobati dengan kenari jauh lebih sedikit daripada pada yang tidak diberi kacang itu.

    "Kami tidak menyarankan orang-orang dengan luka akibat radang usus besar melakukan diet kenari. Tetapi, kami berharap dapat menentukan senyawa aktif - nutrisi, fitokimia - dalam kenari yang menyebabkan perlindungan," kata salah satu peneliti.

    Penelitian lebih lanjut sedang dilakukan untuk memahami dampaknya terhadap manusia. Saat ini, laboratorium Rosenberg sedang menjalankan uji klinis. Peneliti meminta para partisipan studi mengkonsumsi dua ons kenari setiap hari selama tiga minggu sebelum menjalani kolonoskopi. Mikrobiota usus akan dianalisis sementara biomarker mereka juga dinilai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.