Waspada Dampak Buruk Baby Walker, Gunakan Setelah Bayi 9 Bulan

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden A.S, Barack Obama, membantu bayi bernama Lincoln Rose Smith belajar berjalan di dalam Oval Office, Gedung Putih. Obama sering mengajak bermain anak-anak yang berkunjung ke gedung putih. Flickr.com/The White House

    Presiden A.S, Barack Obama, membantu bayi bernama Lincoln Rose Smith belajar berjalan di dalam Oval Office, Gedung Putih. Obama sering mengajak bermain anak-anak yang berkunjung ke gedung putih. Flickr.com/The White House

    TEMPO.CO, Jakarta - Baby walker adalah salah satu barang yang pasti dimiliki orang tua dengan anak bayi. Berbentuk persegi, memiliki empat roda dan dilengkapi dengan kain di tengah sebagai tempat duduk bayi, ia pun dipercaya bisa mempermudah dan mempercepat bayi untuk berjalan.

    Meski manfaat tersebut memang benar adanya, namun menurut dokter spesialis fisik dan rehabilitasi Syarief Hasan Lutfie, penggunaan baby walker juga sering dikaitkan dengan masalah kesehatan kaki. Dalam acara peluncuran sepatu kesehatan SHL, ia pun mengatakan bahwa pertama, otot betis bayi akan mengalami pelemahan.

    Balita di baby walker. socialphy.org

    “Bayi itu sangat rentan untuk mengalami masalah fisik. Karena seluruh struktur tubuhnya masih melewati masa perkembangan. Menggunakan baby walker justru menyebabkan pelemahan pada otot sehingga bisa meningkatkan risiko kecacatan di kaki,” katanya di Jakarta pada 14 Agustus 2019.

    Selain itu, penggunaan baby walker rupanya juga akan mengencangkan otot kaki. Dimana ini akan berpengaruh pada kesimetrisan kaki untuk menumpu beban tubuh. Sehingga, bayi nantinya akan mengalami cara berjalan yang tidak normal.

    “Bayi pasti pakai baby walker kebiasaannya adalah jinjit. Nanti ketika bisa jalan, tidak akan seperti orang normal karena ototnya sudah terbentuk untuk jinjit itu,” katanya.

    Sehingga, ia pun menyarankan agar orang tua menerapkan cara manual, yakni didampingi dengan memegang anak. Apabila tetap ingin menggunakan baby walker, Syarief pun mengatakan bahwa sebaiknya saat sang bayi sudah bisa menapak dengan baik.

    “Pakai yang biasa, orang tua pegang anaknya sudah cukup. Kalau tetap mau baby walker, syaratnya sudah tegak dan kakinya kuat. Sekitar usia sembilan bulanan lah, jangan kurang,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.