Macam Aktivitas Harian yang Bisa Sebabkan Kaki Datar

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kaki. Restmylegs.com

    Ilustrasi kaki. Restmylegs.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kaki datar adalah suatu kondisi seseorang tidak memiliki lengkungan di tengah telapak kaki. Akibatnya, ia akan mengalami kesulitan dalam mendistribusikan berat badan sehingga saat berlari, misalnya, akan merasakan sakit pada kaki yang kelebihan beban.

    Rupanya, aktivitas sehari-hari dapat mempengaruhi terjadinya kaki datar. Agar tidak mengalami hal ini, dokter spesialis fisik dan rehabilitasi, Syarief Hasan Lutfie, menjabarkan dua hal utama yang wajib dihindari. Pertama, berhubungan dengan penggunaan sepatu dengan bagian ujung depan yang sempit.

    Syarief mengatakan bahwa hal ini akan menekan otot dan tulang di kaki sehingga kaki pun akan mencari cara untuk tetap menopang tubuh, yakni dengan menjadi ceper. Tak heran, ia lantas menyarankan untuk memilih sepatu yang longgar dan lebih lebar.

    “Kaki itu elastis. Ketika dia tidak mendapatkan cukup ruang, akan menjadi ceper. Jadi, sebaiknya cari sepatu yang lebih longgar 0,5 sentimeter dari ukuran kaki agar tetap bisa bebas bergerak,” katanya dalam acara peluncuran sepatu kesehatan SHL di Jakarta pada 14 Agustus 2019.

    Penyebab kedua ialah hak tinggi. Dalam hal ini, Syarief mengatakan bahwa wanita dengan hak tinggi akan sering mengalami kaki rata lantaran penggunaannya bisa mengubah bentuk telapak kaki. Terlebih jika waktu yang digunakan cukup lama, misalnya dari pagi hingga sore hari. Solusi yang disarankan ialah penggunaan sepatu datar.

    “Wanita yang kantoran itu sering pakai heels tinggi. Padahal bisa menyebabkan masalah kaki rata ini. Lebih baik pakai flat saja karena sebenarnya sepatu tinggi itu hanya sekedar estetika saja,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.