Handuk Panas Bukan Solusi Atasi Gatal, Ini Kata Dokter

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi handuk (Pixabay.com)

    Ilustrasi handuk (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Terkadang, menggaruk tak bisa mengatasi kulit gatal. Sejumlah orang mencari solusi dengan meletakkan benda panas seperti handuk yang direndam air panas untuk memulihkan gatal. Benarkah hal ini menurut ahli kesehatan?

    "Handuk panas atau sesuatu yang panas untuk mengatasi gatal dirasa bisa. Panas sebenarnya hanya menghilangkan gatal sementara," tutur spesialis kulit dan kelamin dari Klinik Pramudia, dr. Anthony Handoko, SpKK.

    Alih-alih meredakan gatal, suhu panas yang kelewat batas justru bisa menyebabkan kulit gatal melepuh, sehingga penting menjaga suhu yang aman. Daripada benda panas, Anthony lebih menyarankan bedak atau produk yang terdapat mentol di dalamnya untuk meredakan gatal. Lebih bagus lagi, bedak yang mengandung pelembap.

    Gatal, terkadang bisa menjadi pertanda serius seperti dermatitis atopik (DA) atau asma kulit. Selain gatal, penderita biasanya juga mengalami kulit kering hingga pecah-pecah, ruam kemerahan, dan kulit bisa menebal. Kondisi ini umumnya terjadi pada bagian tubuh tertentu, pada anak misalnya di wajah, sikut, kulit kepala sementara pada dewasa umumnya penyakit ini muncul di lipatan siku, lipatan lutut, leher, seputar mata, dan bibir.

    Jika gatal terus berlanjut padahal sudah melakukan pertolongan pertama, segera konsultasikan pada dokter.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.