Dokter Sebut Pentingnya Peran Ayah dalam Mencegah Anak Stunting

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keluarga. Shutterstock

    Ilustrasi keluarga. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Spesialis anak dari RSUP Fatmawati dr. Purnama Fitri, Sp A(K) mengatakan orang tua wajib memantau tumbuh kembang anak untuk memastikan kesehatan dan juga sebagai langkah pencegahan penyakit sekaligus menghindarkan anak dari stunting atau kekerdilan

    "Aktiflah dalam memonitor berat badan bayi, tinggi badan, dan juga lingkar kepala bayi dari grafik yang dilihat di buku kesehatan bayi, aktif memeriksakan sekaligus imunisasi di Posyandu, Puskesmas, maupun rumah sakit," kata Purnama.

    Purnama mengatakan pemantauan kesehatan bayi secara rutin dapat mencegah kemungkinan terjadinya stunting atau kekerdilan pada anak dengan upaya penanganan yang tepat dan sesegera mungkin. Ia menekankan orang tua harus memantau perkembangan berat badan bayi di usia tiga bulan pertama, yakni penambahan berat badan sekitar 800-1000 gram, tiga bulan kedua 500-550 gram, dan seterusnya yang bisa dilihat di buku perkembangan bayi.

    "Saat aktif memantau di pusat kesehatan, ayah juga harus ikut serta dalam memantau hal ini," jelas Purnama.

    Dia menjelaskan peran ayah sangat penting dalam mendukung upaya pemenuhan ASI eksklusif selama enam bulan dan dilanjutkan hingga 24 bulan.Purnama menyebut ayah juga harus aktif dalam mengambil keputusan, di mana pasangan usia muda pasti mengalami kehidupan dengan mertua.

    Ayah harus membantu ibu mengambil keputusan dan terlibat dalam pola pengasuhan anak, terlebih di saat ibu masih lelah pascapersalinan.

    "Misal anak masih menangis setelah mendapatkan ASI, akhirnya mertua ikut memberikan saran untuk memberikan sufor (susu formula) agar anak tidak rewel. Di sinilah peran ayah aktif dan memberikan pengertian kepada mertua. Ayah harus memiliki sikap dan kalimat yang positif. Bantu ibu untuk tetap positif dan percaya diri dalam memberikan ASI, berikan dukungan sebaikbaiknya, memiliki pengetahuan yang luas tentang ASI ekslusif," katanya.

    Seorang ayah juga harus memastikan pemberian ASI eksklusif dilakukan selama enam bulan dan dilanjutkan 24 bulan. Purnama menganjurkan agar ayah tetap menjaga suasana hati ibu tetap bahagia dan tidak stres agar produksi ASI lancar demi tumbuh kembang anak dan mencegah terjadinya stunting.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.