HUT RI Indentik dengan Tarik Tambang, Ini Manfaatnya buat Tubuh

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lomba tarik tambang yang dilakukan WNI di Athena, Yunani, menyambut HUT RI ke-73. Sumber: dokumen KBRI Athena, Yunani.

    Lomba tarik tambang yang dilakukan WNI di Athena, Yunani, menyambut HUT RI ke-73. Sumber: dokumen KBRI Athena, Yunani.

    TEMPO.CO, Jakarta - HUT RI ke-74 jatuh pada pada Sabtu, 17 Agustus 2019. Dalam merayakannya, salah satu perlombaan yang tak pernah luput adalah tarik tambang.

    Ternyata, ada segudang manfaat buat yang ikut serta dalam lomba ini. Melansir dari The Spruce dan Web MD, berikut tiga di antaranya.

    #Belajar membentuk kerja tim
    Tanpa disadari, menarik tambang bersama satu tim membutuhkan kerjasama yang besar sebab setiap orang tidak memiliki satu kekuatan yang sama sehingga Anda pun akan dilatih untuk menyesuaikan kelemahan fisik semua orang dan menggabungkan kekuatan individu demi tim. Ini juga akan menyatukan gerakan koordinasi dan sinkronisasi. 

    #Membangun ketahanan mental
    Ketahanan mental adalah suatu kondisi di mana individu dapat menghadapi gangguan dan ancaman dari luar maupun dalam. Dengan tarik tambang, hal ini rupanya juga bisa dibangun dan dilatih sebab secara fisik tentu sangat sulit untuk menarik tali pada saat kompetisi. Terlebih harus menahan tali pada posisi yang sesuai setidaknya selama satu menit.

    #Melatih kebugaran
    Selain efektif untuk membentuk kerjasama tim dan daya tahan mental, tarik tambang juga terbukti baik untuk melatih kebugaran, khususnya buat yang ingin mendapatkan hasil maksimal pada bagian kaki dan tangan, tarik tambang pun ampuh melakukannya sebab dengan tarikan, otot bisa terbentuk. Selain itu, keringat yang dikeluarkan juga bisa melangsingkan lantaran kalori yang telah berhasil dibakar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.