Manajer Juventus Alami Pneumonia, Bisakah Gunakan Obat Herbal?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Manajer klub bola Juventus, Maurizio Sarri mengalami flu selama satu minggu. Setelah diperiksa lebih lanjut, ia pun baru diketahui mengidap pneumonia. Hal tersebut lantas disampaikan langsung oleh pihak Juventus melalui keterangan pers.

    “Maurizio Sarri telah beristirahat dan menjalani pemeriksaan selama akhir pekan. Pihak rumah sakit menyatakan bahwa ia mengidap pneumonia dan akan segera melakukan terapi untuk kesembuhannya,” tulis keterangan pers yang dilansir dari situs Independent.co.uk pada 19 Agustus 2019 itu.

    Penularan penyakit pneumonia terjadi melalui udara sehingga bisa terjadi lewat kontak dengan orang yang sudah terinfeksi sebelumnya, serupa seperti penularan virus flu. Jika penyebab pneumonia adalah virus maka pengobatan pneumonia biasanya tidak diperlukan karena kekebalan tubuh dapat mengalahkan infeksi itu dengan sendirinya. Namun, seringkali terjadi infeksi sekunder dari bakteri maka diperlukan antibiotik untuk menanganinya.

    Meski demikian, apabila kekebalan tubuh sedang lemah, pneumonia yang diderita seseorang bisa jadi lebih parah. Umumnya, pengobatan pneumonia karena infeksi sekunder oleh bakteri memerlukan antibiotik untuk mengatasi infeksinya. Sayangnya, obat-obatan herbal belum terbukti mampu menyembuhkan pneumonia.

    Meski demikian, penggunaan obat herbal dapat meringankan gejala. Selain menjalani pengobatan, orang yang menderita pneumonia harus beristirahat dengan maksimal. Ketika beristirahat, tubuh tidak lagi dipaksa untuk beraktivitas. Waktu selama beristirahat ini digunakan oleh sel-sel tubuh untuk benar-benar memulihkan diri. Penderita pneumonia juga harus memastikan asupan makanan penuh nutrisi. Tak hanya itu, asupan cairan juga harus mencukupi.

    Selain antibiotik dan pengobatan medis lainnya, obat-obatan herbal juga bisa digunakan untuk meredakan gejala pneumonia. Meski demikian, bukan berarti obat-obatan herbal saja sudah cukup untuk mengobati pneumonia. Berikut ini beberapa obat-obatan herbal yang bisa meredakan gejala pneumonia seperti dilansir SehatQ:

    1. Teh herbal
    Salah satu gejala pneumonia yang cukup mengganggu adalah batuk, reaksi pertahanan tubuh untuk melawan infeksi. Meminum teh herbal seperti peppermint, kayu putih, dan fenugreek dapat membantu meredakan batuk. Selain itu, teh herbal bisa membantu menghancurkan lendir dan mengurangi peradangan akibat pneumonia.

    2. Jahe dan kunyit
    Nyeri dada juga bisa menyebabkan seseorang mengalami batuk terus menerus. Mengonsumsi teh atau minuman dengan jahe atau kunyit bisa mengurangi nyeri dada karena kandungan anti-radang di dalamnya. Sejak lama kunyit telah digunakan untuk mengatasi masalah pernapasan dan nyeri. Apalagi, pneumonia dapat menimbulkan iritasi dan nyeri pada penderitanya. Meski demikian, jangan konsumsi terlalu banyak kunyit karena dapat mengganggu pencernaan.

    3. Sup herbal
    Ketika mengalami gejala pneumonia, asupan makanan harus sangat dijaga. Sup herbal hangat bisa jadi pilihan untuk memastikan nutrisi Anda tercukupi. Selain obat-obatan herbal di atas, mandi air hangat dan memasang humidifier di kamar bisa membantu meredakan gejala pneumonia Anda. Hindari pula paparan asap rokok di sekitar Anda selama proses pemulihan. Jika Anda merupakan perokok aktif, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut.

    Apabila batuk yang Anda rasakan sangat mengganggu hingga membuat Anda tak bisa beristirahat, konsultasikan ke dokter. Untuk pengobatan pneumonia selain herbal dan memerlukan antibiotik atau obat lainnya, Anda harus konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Jangan sampai obat herbal yang Anda konsumsi justru sifatnya bertentangan dengan medikasi lainnya.

    Jangan pula memaksakan diri untuk beraktivitas. Pastikan tubuh benar-benar beristirahat agar proses pemulihan berlangsung lebih cepat. Ketika sembuh pun, lakukan aktivitas dengan perlahan sehingga tubuh tidak kaget.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.