Gangguan Tiroid Bisa Sebabkan Penyakit Graves, Cek Tandanya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tiroid. shutterstock.com

    Ilustrasi tiroid. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Secara umum tidak ada makanan tertentu yang menyebabkan gangguan tiroid pada seseorang. Begitu pendapat spesialis penyakit dalam di RS Pondok Indah – Puri Indah, Jakarta, dr. M. Ikhsan Mokoagow, Sp. PD, M.Med.Sci.  Namun, pada mereka yang mengalami masalah pada autoimun lalu terkena penyakit Graves, maka sebaiknya kontrol asupan makanan mengandung yodium.

    "Secara umum enggak ada makanan tertentu yang menyebabkan gangguan. Kalau pada Graves disease, kontrol asupan yodium karena bisa menambah gangguan autoimun," kata Ikhsan.

    Penyakit Graves adalah penyakit yang terjadi karena adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan kelenjar tiroid menjadi agresif. Biasanya, tanda penyakit ini bisa terlihat dari mata.

    "Gejalanya, mata terus seperti melotot, merah karena autoimun menyerang mata. Kalau dilihat dari arah samping, mata kelihatan menonjol ke depan," tutur Ikhsan.

    Masalah gangguan tiroid baik itu hipertiroid maupun hipotiroid perlu segera ditangani. Pada penderita, denyut jantung bisa cepat atau bahkan lambat sehingga berisiko mengganggu jantung dan berujung gagal jantung.

    "Pilihan pertama obat. Hipotiroid bisa dengan pemberian hormon tiroid sintetis, kalau hipertiroid distabilkan hormon tiroidnya," ujar Ikhsan.

    Jika gejala kembali muncul, pilihan bisa dengan pemberian radioaktif yodium dan pembedahan. Namun, berdasarkan diagnosis dokter antara lain mengenai benjolan yang muncul, keganasan, jumlah dan isi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.