Awas, Minuman Bersoda Bisa Sebabkan Kematian Dini

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minuman bersoda (Pixabay.com)

    Ilustrasi minuman bersoda (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Waspadalah para penggemar minuman bersoda. Konsumsi minuman bersoda, baik mengandung pemanis buatan maupun alami, dua kali per hari bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami kematian dini dibandingkan mereka yang hanya mengonsumsi satu gelas per bulan. Begitu menurut sebuah studi dalam jurnal JAMA Internal Medicine yang dilansir Indian Express.

    Dalam studi itu, peneliti melibatkan lebih dari 450.000 peserta dari 10 negara Eropa pada 1992-2000 dan ditindaklanjuti rata-rata 16 tahun kemudian. Hasilnya, mereka menemukan minuman dengan pemanis buatan berhubungan dengan kematian dini akibat penyakit terkait peredaran darah dan pencernaan.

    "Studi ini menambah bukti yang menunjukkan kemungkinan hubungan negatif antara minuman bersoda dan penyebab umum kematian, seperti penyakit jantung dan stroke," kata Jonathan Pearson-Stuttard dari Imperial College London di Inggris.

    Peneliti menekankan hubungan konsumsi minuman bersoda dan peningkatan risiko mortalitas kompleks dan tidak dapat dianggap sebab akibat.

    Ini tidak berarti minuman bersoda menyebabkan kematian dini karena dalam jenis studi ini ada faktor-faktor lain yang mungkin ada di balik hubungan yang kami amati," kata Neil Murphy, salah satu peneliti studi.

    Konsumsi minuman bersoda yang tinggi berhubungan dengan diet tak sehat, misalnya mereka yang mengonsumsinya memiliki indeks massa tubuh lebih tinggi dan biasanya juga merokok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.