Jefri Nichol Gunakan Ganja karena Susah Tidur, Faktor Insomnia...

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Jefri Nichol (kedua kanan) bersiap menjalani sidang perdana kasus penyalahgunaan narkoba dengan agenda pembacaan dakwaan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (9/9/2019). Jaksa Penuntut Umum mendakwa Jefri Nichol menggunakan dan memiliki narkoba jenis ganja seberat 6,01 gram. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/ama.

    Aktor Jefri Nichol (kedua kanan) bersiap menjalani sidang perdana kasus penyalahgunaan narkoba dengan agenda pembacaan dakwaan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (9/9/2019). Jaksa Penuntut Umum mendakwa Jefri Nichol menggunakan dan memiliki narkoba jenis ganja seberat 6,01 gram. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/ama.

    TEMPO.CO, Jakarta - Asal mula aktor Jefri Nichol menggunakan ganja adalah karena masalah susah tidur. Hal itu diungkapkan dalam persidangan perdana aktor Jefri Nichol berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini, Senin, 9 September 2019 dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum.

    Dalam dakwaannya, Jaksa Penutut Umum Jefri Hardi menyatakan bahwa asal-usul ganja itu berawal curhatan Jefri Nichol kepada seorang temannya bernama Triawan. Jefri bercerita mengalami kesulitan tidur. "Lalu Triawan menawarkan Jefri untuk menggunakan narkotika jenis ganja secara gratis agar bisa tidur," ujarnya dalam persidangan.

    Insomnia adalah masalah tidur yang ditandai dengan kesulitan untuk tidur atau tetap tertidur. Orang yang mengidap insomnia memiliki salah satu atau lebih dari gejala-gejala seperti sulit tidur atau tidak bisa tidur. Jika Anda sudah mencoba berbagai cara tetapi tidak bisa terlelap ke alam mimpi, patut diwaspadai hal ini adalah gejala insomnia. Gejala lainnya adalah sering terbangun tiba-tiba di malam hari dan sulit tidur lagi. Ada pula gejala lain seperti bangun terlalu pagi atau dini hari atau merasa lelah atau pusing saat bangun tidur.

    Seperti dilansir SehatQ, ada beberapa penyebab seseorang mengalami insomnia. Salah satu faktornya adalah stres atau beban pikiran seperti pasca trauma, perceraian, kematian seseorang yang dicintai, kehilangan pekerjaan, dan sebagainya. Penyebab lainnya adalah faktor lingkungan seperti terlalu bising, pencahayaan terlalu terang, atau suhu ekstrim (panas atau dingin) yang mengganggu tidur.

    Faktor lain yang bisa membuat orang susah tidur adalah mengonsumsi beberapa jenis obat. Misalnya, obat yang digunakan untuk mengobati pilek, alergi, depresi, tekanan darah tinggi, dan asma. Lalu ada pula penyebab perubahan jadwal tidur normal. Misalnya disebabkan karena jet lag atau bekerja shift dari siang ke malam, dan lain-lain.

    Insomnia juga bisa bertambah parah. Insomnia kronis biasanya terjadi akibat depresi atau gangguan kecemasan, stres kronis dan rasa sakit atau ketidaknyamanan pada malam hari.

    M JULNIS FIRMANSYAH | SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.